Jumat, 29 September 2023
Kriminal

Lakukan Kekerasan Seksual Terhadap Anak, Pemuda Surabaya Divonis 10 Tahun Penjara

profile
Michel Sima

29 Agustus 2023 10:00

1.7k dilihat
Lakukan Kekerasan Seksual Terhadap Anak, Pemuda Surabaya Divonis 10 Tahun Penjara
Tersangka mendengarkan vonis hukuman pada sidang secara online Senin (28/8/2023) (Michel Sima/SJP)

Kota Batu, SJP - Bayu Aditya Perdana, terdakwa dalam kasus kekerasan seksual asal Kelurahan Tembok Dukuh Kecamatan Bubutan Kota Surabaya, dijatuhi hukuman penjara selama 10 tahun.

Pemuda berusia 24 tahun ini telah terbukti melakukan tindakan kekerasan seksual terhadap seorang anak di bawah umur.

Kepala Seksi Intelejen Kejaksaan Negeri Batu, Muhammad Januar Ferdian mengatakan, tuntutan vonis terhadapnya disampaikan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Kota Batu dalam sidang di Pengadilan Negeri Malang.

"Terdakwa dinyatakan bersalah atas tindakan pidana kekerasan seksual yang dilakukan terhadap korban Y, yang pada saat itu masih berusia 14 tahun. Korban Y merupakan anak dari pemilik vila di Kota Batu yang disewa oleh terdakwa," kata dia.

Kronologinya, kejadian bejat tersebut terjadi pada tanggal 5 Maret 2023 yang lalu, ketika terdakwa menginap di vila milik ayah korban, di mana mereka berkenalan dan menukar nomor WhatsApp. Kemudian, pada tanggal 5 Maret 2023 pukul 11.00 WIB, terdakwa kembali menginap di vila tersebut.

Terdakwa kemudian berpura-pura memesan kopi dari ibu korban dan mengirim pesan melalui WhatsApp untuk memanggil korban.

Pada awalnya, korban mengira bahwa terdakwa ingin memesan kopi lagi. Namun, begitu sampai di depan kamar, terdakwa tiba-tiba menarik korban ke dalam kamar dan membantingnya di atas kasur.

Ferdian mengungkapkan korban terus berteriak, tetapi terdakwa tidak menghiraukannya, sehingga terdakwa berhasil melakukan kekerasan seksual terhadap korban.

"Setelah peristiwa itu, ayah korban mendengar teriakan korban dan segera mencarinya. Dengan kejutan, sang ayah menemukan anaknya berada di kamar mandi vila dengan wajah yang menangis. Sementara itu, terdakwa sudah melarikan diri. Sang ayah merasa marah dan tak terima dengan kejadian tersebut, kemudian ia melaporkan perbuatan terdakwa kepada pihak kepolisian," bebernya.

Dia menegaskan JPU Kejari Batu telah mengajukan tuntutan kepada majelis hakim untuk memberikan hukuman kepada Terdakwa berupa pidana penjara selama 10 tahun dengan memotong masa tahanan yang telah dijalani.

Selain itu, tuntutan juga mencakup denda sejumlah Rp 1 miliar, dan jika terdakwa tidak mampu membayar denda, maka harus menjalani kurungan selama 6 bulan sebagai pengganti denda tersebut.

"Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Batu mendakwa terdakwa berdasarkan bukti yang ada, yaitu terbukti melakukan tindak pidana kekerasan dengan memaksa anak untuk melakukan persetubuhan, sesuai dengan ketentuan Pasal 81 ayat (1) Jo Pasal 76 D UU RI No. 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No. 23 tahun 2002, yang juga telah diubah dengan UU RI No. 17 tahun 2016 tentang perlindungan anak," tandasnya. (*)

Pewarta : Michel Sima
Editor : Queen Ve

Tags
Anda Sedang Membaca:

Lakukan Kekerasan Seksual Terhadap Anak, Pemuda Surabaya Divonis 10 Tahun Penjara

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT