Dirut PT Sinergi Gula Nusantara Pastikan Stok Gula di Jember Aman Hingga Lebaran

Ada 6 pabrik gula di wilayah Jatim 3 antara lain PG Wringinanom, PG Pandjie, PG Pradjekan, PG Assembagoes, PG Glenmore dan PG Semboro yang bisa di andalkan untuk stabilkan produksi gula.

03 Apr 2024 - 14:00
Dirut PT Sinergi Gula Nusantara Pastikan Stok Gula di Jember Aman Hingga Lebaran
Direktur PT Sinergi Gula Nusantara Aris Toharisman saat kegiatan safari Ramadan di Sasana Wisma PG Semboro Jember.(Ulum/SJP)

Kabupaten Jember, SJP - Dalam rangka kegiatan safari Ramadan yang dilakukan di seluruh Indonesia, pihak Direktur PT Sinergi Gula Nusantara, (SGN) Aris Toharisman pastikan stok gula aman jelang Lebaran.

Direktur yang datang dalam rangka memberikan santunan kepada 20 dhuafa dan 10 anak yatim ini, juga memberikan semangat dan support ke seluruh jajaran pabrik gula Semboro jelang buka Giling 3 Juni 2024 mendatang.

Ada 6 pabrik gula di wilayah Jatim 3 antara lain PG Wringinanom, PG Pandjie, PG Pradjekan, PG Assembagoes, PG Glenmore dan PG Semboro yang bisa di andalkan untuk stabilkan produksi gula.

Di sela-sela kegiatan yang bertempat di PG Semboro tepatnya di gedung Saksana Wisma pada, Rabu 3 April 2024, ditanya mengenai stok gula dan harga gula jelang Lebaran, Direktur PT Sinergi Gula Nusantara yang mengelola 36 pabrik gula se Indonesia ini menyampaikan, stok aman dan sekarang juga proses tender impor untuk penuhi stok jika ada kekurangan.

Selain itu pihaknya mengatakan, stok gula milik PT Sinergi Gula Nusantara sekarang hanya ada di wilayah Sumatera. Sementara di Jawa stok gula yang berada di gudang pabrik gula sebagian besar telah menjadi milik distributor dan siap diedarkan ke masyarakat. Untuk harga gula saat ini masih mahal dibanding tahun lalu.

"Untuk stok gula saat ini tersisa 2000-an ton dan itupun hanya ada di pabrik gula Medan, untuk di Jawa stok gula di SGN sudah kosong, artinya sudah terjual ke distributor dan siap diedarkan masyarakat. Untuk harga saat ini sudah menembus angka Rp 16.000 sampai Rp 17.000 tentu harga ini lebih tinggi dibanding harga tahun lalu yang hanya Rp 14.000," kata Aris Toharisman Direktur PT SGN disela sela kegiatan berbagi bersama anak yatim dan duafa.

Aris Toharisman menjelaskan, kondisi ini sudah diprediksi oleh pemerintah dengan mengeluarkan kebijakan impor gula (Raw Sugar), dan PT SGN mendapatkan jatah impor dari Brasil, namun baru bisa datang akhir Mei mendatang ini.

"Pemerintah sudah mengeluarkan kebijakan impor gula (Raw Sugar). Dan PT SGN mendapatkan jatah impor gula sebesar 76.000 ton gula. Namun karena ada masalah di pelabuhan Brasil, gula impor baru bisa datang akhir mei ini," jelasnya. 

Mendatang, pihak PT SGN akan memaksimalkan pabrik gula yang kami miliki saat ini, dan target kami akan menambah dari 36 menjadi 44 pabrik. Tentu dengan begitu, produksi gula PT SGN bisa menyentuh target mencapai 50 persen lebih dari Produksi Gula Nasional. (*)

Editor: Rizqi Ardian 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow