default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Ada Pesantren Dalam Lapas Kelas IIB Pasuruan

Ada Pesantren Dalam Lapas Kelas IIB Pasuruan
Religi
Kakanwil Jatim beserta para pembimbing pondok pesantren Daarut Taubah.
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

PASURUAN - Bersuasana ala santri Pondok Pesantren, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Pasuruan, yang dipimpin oleh Wahyu Indarto, berikan bimbingan Al-qur'an dan ilmu keagamaan pada seluruh warga binaan.

Jumat (14/02/2020), sekitar pukul 09.00 Wib, Pondok Pesantren Daarut Taubah, yang berada di Lapas Kelas IIB Pasuruan melaksanakan wisuda santri angkatan IX (sembilan).

Dalam wisuda santri angkatan IX ini, Pondok Pesantren Daarut Taubah bekerjasama antara Lapas Pasuruan dengan Forum Al Wafa Bi'ahdillah Jawa Timur.

Dalam acara yang dilaksanakan, juga nampak dihadiri langsung oleh Kakanwil Jawa Timur Krismono, didampingi oleh Kepala Divisi Hak Asasi Manusia Jawa Timur, Habib Umar Assegaf, Pimpinan Pondok Pesantren Daarut Taubah, Walikota Pasuruan yang diwakili oleh Asisten II dan Kapolres Pasuruan Kota yang diwakili oleh anggotanya.

Sebagai wujud rasa terimakasih dan rasa syukur atas wisuda yang dijalani, perwakilan santri yang berstatus warga binaan Lapas Pasuruan mengucapkan terimakasih atas bimbingan yang diberikan oleh seluruh petugas dan para guru yang dihadirkan.

"Semoga Kepala Lapas Pasuruan beserta jajarannya diberikan perlindungan oleh Allah. Semoga para pembimbing dari Pondok Pesantren dapat selalu membimbing para santri yang ada di lapas pasuruan ini dengan sabar," ujar salah satu perwakilan santri di Lapas Pasuruan.

Untuk di Lapas Pasuruan memiliki jumlah santri yang berjumlah sebanyak 60 orang dan turun menjadi sebanyak 50 orang karena sudah di vonis bebas.

"Semoga dengan adanya wisuda santri ini menjadikan warga binaan nantinya menjadi manusia yang bermanfaat bagi warga dan masyarakat. Petugas lapas hanya mengemban amanah untuk menjaga, jika disuruh untuk membimbing, kami panggilkan yg lebih ahli dibidang keagamaan," ujar Wahyu Indarto.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Jawa Timur, Krismono mengatakan, bahwa dengan adanya pondok pesantren di seluruh Rutan atau Lapas di Jawa Timur ini, semoga dapat membantu meringankan tingkat kejenuhan bagi seluruh warga binaan yang menjalani masa hukuman.

"Semoga dengan adanya kegiatan seperti ini, seluruh warga binaan tidak merasa jenuh dan stres dalam menjalani masa tahanan. Dan semoga kegiatan seperti ini akan terus dapat dikembangkan khususnya diwilayah Jawa Timur," terang Krismono.


Kontributor : Syukron Adim
Editor : Mu'ezul Khoir
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar