SUARA JATIM POST
Banner

Motor Raib di Parkiran, Pengunjung Pasar Srimagunan Mengaku Heran

SAMPANG - Seorang pengunjung Pasar Srimagunan Sampang kehilangan sepeda motor yang terparkir di area pasar. Kejadian hilangnya sepeda motor Honda Beat milik Ismawati Ningsih terjadi pada Minggu pagi (18/10/2020). 

Pemilik motor Ismawati Ningsih mengatakan, saat itu ia bersama temannya menawarkan sejumlah paket data sebuah operator di Pasar Srimagunan. Namun ia betapa terkejutnya melihat sepeda motornya yang terparkir raib saat kembali. 

"Sepeda motor iki terparkir di tempat parkir pasar sekitar pukul 08.00 WIB. Namun saat mau pulang pukul 10.31 WIB, saya kaget sepeda motor ternyata tidak ada di tempatnya," ujar perempuan sales salah satu operator seluler ini saat ditemui suarajatimpost. 

Menurut Ismawati, yang membuatnya heran adalah karcis parkir yang ia bawa dan sepeda motor dalam keadaan terkunci. 

"Kami sangat heran dan tak percaya kejadian ini karena sudah biasa ke pasar. Saya heran kenapa bisa lolos keluar, padahal karcis dan kunci masih saya bawa. Apa tidak dicek saat keluar," tuturnya. 

Selain kehilangan sepeda motor dengan Nopol M 2306 PR, Ismawati juga kehilangan dompet beserta isinya, seperti STNK, kartu ATM, KTP, lengkap dengan dua helm yang berada di atas sepeda motor. Tak hanya itu, sejumlah paket data internet salah satu operator yang ia tawarkan di dalam jok sepeda motor juga raib digondol pelaku. 

Sementara Kordinator Pasar Misnaki mengakui, ini merupakan kelalaian para petugas. Beberapa kali ia telah mengingatkan agar melakukan pengecekan dan penjagaan di pintu masuk dan keluar.

"Saya sering kali mengingatkan jangan sampai lengah dengan penjaga pintu masuk maupun keluar. Kami sudah kerahkan empat penjaga pintu masuk dan keluar kenapa masih terjadi hal ini, bagi yang keluar harus di scan karcisnya oleh petugas pintu," tuturnya. 

Atas kejadian ini Misnaki telah meminta korban melaporkan ke kepolisian. Terkait ganti rugi, pihaknya memastikan juga korban akan mendapat ganti rugi sebagaimana prosedur yang berlaku. 

"Kami tetap akan bertanggung jawab dengan kejadian ini, karena semua pengunjung pasar maupun pedagang yang masuk dan parkir dengan bukti karcis parkir yang ada, akan mendapatkan ganti dengan prosedur yang berlaku," tutupnya.

Apa Reaksi Anda?