SUARA JATIM POST
Banner

Terjaring Operasi Yustisi Protokol Kesehatan Covid-19, Puluhan Orang Diberi Surat Teguran

KOTA MALANG - Operasi yustisi protokol kesehatan Covid-19 dilakukan tim gabungan dari kepolisian, TNI, dan Satpol PP di Kota Malang. Operasi kali memfokuskan pada penggunaan masker sebagai pencegahan penyebaran Covid-19.

Operasi yustisi protokol kesehatan pada Senin pagi (14/9/2020) di Jalan Jakarta, Kota Malang, menyasar pengendara yang melintas dan masyarakat di sekitarnya. Ratusan personel gabungan menyebar di depan kantor Bakorwil Jawa Timur III. Para pelanggar yang tak menggunakan masker ditepikan petugas dan diberikan bukti pelanggaran tertulis.

Sebanyak 47 pelanggar diberikan surat teguran tertulis dalam operasi yustisi yang berlangsung selama satu jam sejam pukul 10.00 - 11.00 WIB. Identitas pelanggar diminta petugas untuk difoto sebagai bukti mereka pernah melakukan pelanggaran protokol kesehatan Covid-19, dengan tidak menggunakan masker.

Salah seorang pelanggar Anas Muhammad mengaku telah mengetahui adanya aturan wajib penggunaan masker, namun ia berkilah lupa lantaran tergesa-gesa saat keluar dari rumah kosnya di daerah Merjosari.

"Saya lupa, tadi keluar buru - buru ada urusan. Kalau aturannya memang sudah tahu wajib pakai masker," ucapnya.

Lain halnya Anas, ada seorang pengemudi mobil yang tak diterima dikatakan melanggar protokol kesehatan, menurut pengendara mobil yang enggan menyebut namanya, ia meletakkan maskernya ke bawah karena tadi sambil minum.

"Tadi itu pas minum sebentar, maskernya lorotin ke bawah, la kok malah dikenakan denda dianggap melanggar tak pakai masker," ucapnya.

Menariknya saat ditindak petugas, Anas tak membawa satu identitas pun, baik KTP maupun SIM. Ia berkilah sepeda motor yang dipakai merupakan milik temannya dan ia hanya membonceng temannya. "Lupa nggak bawa KTP, SIM juga nggak bawa. Saya membonceng, yang bawa motor teman," tuturnya.

Sementara itu Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata mengungkapkan bila operasi kali didasari pada Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 tahun 2020 yang dikeluarkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 53 tahun 2020.

"Hari ini melakukan operasi Yustisi protokol Kesehatan menindaklanjuti inpres nomor 6 dasar hukum perda nomor 2 tahun 2020 Jatim. Operasi yustisi dilaksanakan berkoordinasi dengan Kejari dan dilakukan penindakan di lapangan sidang di lapangan. Jika yang bersangkutan melanggar, diberikan bukti pelanggaran dan dilakukan sidang di lokasi," ucap Leonardus.

Teknis pelaksanaan dievaluasi oleh pak presiden bahwa kita sudah masuk dalam penegakan hukum yang dibahas adalah pemberian sanksi berupa sanksi administrasi, denda di perwali kemarin 100 ribu . Kami himbau masyarakat kota malang untuk betul - betul mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan.

Dirinya menegaskan operasi yustisi protokol kesehatan Covid-19 ke depan bakal semakin rutin digelar di wilayah Kota Malang. Hal ini sesuai peraturan yang ada demi pencegahan penyebaran Covid-19.

"Bersama Kodim disiapkan 1 SSK pasukan gabungan setiap hari (operasi) pagi dan malam hari tujuan utama masker penggunaan masker yang utama," tutupnya. 

Apa Reaksi Anda?