Puting Beliung di Surabaya, Pembunuh Siswi SMA di Jombang Dibekuk, dan Kericuhan Laga Sepak Bola di Pasuruan

Berita Pilihan Redaksi SJP Kamis, 13 Februari 2025, dari Surabaya, Jombang dan Pasuruan.

14 Feb 2025 - 08:25
Puting Beliung di Surabaya, Pembunuh Siswi SMA di Jombang Dibekuk, dan Kericuhan Laga Sepak Bola di Pasuruan
Kericuhan dalam Persekabpas vs Tornado FC (foto: Isbi/SJP

suarajatimpost.com - Jawa Timur digemparkan beberapa peristiwa penting pada Kamis, 13 Februari 2025 yang terekam dalam pemberitaan Suara Jatim Post. Angin puting beliung menerjang Surabaya, menyebabkan sebuah toko bahan bangunan roboh dan dua orang terluka. Sementara itu, Polres Jombang berhasil menangkap tiga pelaku pembunuhan siswi SMA di Jombang. Selain itu, laga sepak bola antara Persekabpas dan Tornado FC di Pasuruan berakhir ricuh dengan aksi suporter yang melempar benda ke lapangan. 

Puting Beliung Terjang Surabaya: Toko Bahan Bangunan Roboh di Sukomanunggal, Dua Orang Terluka

Angin puting beliung menerjang kawasan Sukomanunggal, Surabaya, pada Kamis (13/2/2025) sore. Dampaknya, sebuah toko bahan bangunan di dekat SPBU 54.601.75, Jalan Tanjung Sari, roboh.  Reruntuhan bangunan itu menimpa dua pengemudi yang sedang mengantre bahan bakar, menyebabkan mereka terluka dan harus dilarikan ke rumah sakit.selengkapnya.

Polisi Amankan Tiga Pelaku Pembunuhan Siswi SMA di Jombang, Aktor Utama Pacar Medsos Korban

Dalam waktu dua hari, Polres Jombang berhasil menangkap tiga pelaku pembunuhan terhadap PRA (18), seorang siswi SMA asal Desa Sebani, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang. Aksi pembunuhan yang dilakukan oleh ketiga pelaku ini sangat keji, karena mereka memperkosa dan menganiaya korban lantas membuangnya ke sungai.selengkapnya

Laga Persekabpas Vs Tornado FC Berakhir Ricuh

Dunia sepak bola kini kembali dibuat malu dengan aksi para pemain dan suporter. Pasalnya, dalam Liga Nusantara Persekabpas yang dikalahkan Tornado FC di kandang sendiri, yang digelar di stadion R Soedrasono, Pogar, Bangil, Kabupaten Pasuruan, Kamis sore (13/2/2025), berakhir ricuh.

Suporter tuan rumah melempar sejumlah benda ke lapangan. Tak hanya itu, sejumlah penonton pun turun ke lapangan. Para pemain Persekabpas tampak masuk ke dalam stadion, mengejar kiper Tornado FC.selengkapnya

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow