Laga Persekabpas Vs Tornado FC Berakhir Ricuh
Kekecewaan itu muncul terhadap kepemimpinan wasit Dwi Purba Adi Wicaksana. Serta, penjaga gawang Ternado FC yang dianggap mengulur waktu jalannya pertandingan.
PASURUAN, SJP — Dunia sepak bola kini kembali dibuat malu dengan aksi para pemain dan suporter. Pasalnya, dalam Liga Nusantara Persekabpas yang dikalahkan Tornado FC di kandang sendiri, yang digelar di stadion R Soedrasono, Pogar, Bangil, Kabupaten Pasuruan, Kamis sore (13/2/2025), berakhir ricuh.
Suporter tuan rumah melempar sejumlah benda ke lapangan. Tak hanya itu, sejumlah penonton pun turun ke lapangan.
Usai wasit Dwi Purba Adi Wicaksana meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan dengan skor akhir 1-2 untuk Tornado FC, para pemain Persekabpas tampak masuk ke dalam stadion, mengejar kiper Tornado FC.
Kekecewaan itu muncul terhadap kepemimpinan wasit Dwi Purba Adi Wicaksana. Serta, penjaga gawang Ternado FC yang dianggap mengulur waktu jalannya pertandingan.
Berbagai barang seperti botol air mineral, kursi, sampai bambu beterbangan di dalam lapangan.
Manajer Persekabpas Pasuruan, Gaung Andika Ranggi Purbangkara mengaku, kecewa dengan hasil yang didapatkan tersebut.
"Secara hasil kecewa. Namun, permainan anak-anak sebenarnya tidak jelek," ucapnya.
Kapolres Pasuruan, AKBP Jazuli Dani Irawan mengatakan sebanyak 570 personel gabungan diterjunkan untuk memastikan keamanan pertandingan.
Pengamanan ini melibatkan Polres Pasuruan, Satbrimobda Jatim, Kodim 0819 Pasuruan.
"Dengan kekuatan 570 personil, bentrokan antara pemain dan suporter bisa langsung kami tangani secepatnya," ujarnya. (*)
Editor: Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

