5 Ribu Kader IPNU-IPPNU Jombang Siap Sukseskan Muktamar ke-35 NU
Ribuan kader dipastikan siap diterjunkan untuk mendukung seluruh rangkaian kegiatan Muktamar NU ke-35 tahun 2026 sebagai wujud pengabdian kepada organisasi.
JOMBANG, SJP–Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Jombang menyatakan komitmennya untuk menyukseskan penyelenggaraan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU). Agenda akbar ini akan berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Kabupaten Jombang.
Ribuan kader dipastikan siap diterjunkan untuk mendukung seluruh rangkaian kegiatan sebagai wujud pengabdian kepada organisasi.
Ketua PC IPPNU Jombang, Anni Fatuzulcha, menilai Muktamar NU sebagai momentum bersejarah bagi warga Nahdliyin, khususnya generasi muda. Selain itu, kegiatan ini menjadi ruang belajar bagi kader untuk menyerap keteladanan para ulama.
"Muktamar merupakan kesempatan yang sangat berharga bagi kader muda NU untuk belajar langsung kepada para kiai. Selain memperkuat rasa memiliki terhadap organisasi, momentum ini juga menjadi bukti bahwa kader IPNU-IPPNU siap mengabdikan diri kepada jam'iyah," ucap Anni dalam pesan yang diterima wartawan, Senin (20/7/2026).
Anni menyampaikan, keikutsertaan IPNU dan IPPNU dalam menyukseskan Muktamar merupakan bagian dari tanggung jawab sebagai badan otonom NU. Keterlibatan ini bukan sekadar membantu kelancaran kegiatan, melainkan menjadi sarana pembelajaran mengenai nilai-nilai pelayanan, tanggung jawab, serta pengabdian kepada organisasi.
Menurutnya, menjadi pelayan para ulama adalah kehormatan tersendiri bagi kader muda. Semangat berkhidmah tidak diukur dari jabatan atau posisi, melainkan dari keikhlasan dalam melayani. Hal ini dilakukan untuk memperoleh keberkahan, meneladani sikap tawadhu', serta mendahulukan kepentingan bersama.
"Berkhidmah dan menjadi khodim para kiai adalah kemuliaan. Melayani para ulama bukan soal kedudukan, tetapi tentang keikhlasan, adab, serta upaya mencari keberkahan dalam setiap pengabdian," tuturnya.
Dalam menghadapi Muktamar, PC IPNU-IPPNU Jombang telah melakukan berbagai persiapan melalui koordinasi dengan sejumlah pihak. Konsolidasi terhadap seluruh pimpinan dan kader IPNU-IPPNU di wilayah Kabupaten Jombang juga terus dilakukan agar seluruh elemen bergerak secara terpadu.
Anni mengungkapkan, lebih dari 5.000 kader telah menyatakan kesiapan untuk terlibat aktif menyukseskan Muktamar ke-35 NU. Ribuan kader tersebut akan berkontribusi sesuai kebutuhan demi mendukung kelancaran seluruh agenda yang telah direncanakan.
"Insyaallah lebih dari lima ribu kader siap menjadi garda terdepan. Kami ingin menyatukan tenaga, pikiran, dan semangat untuk melayani para ulama serta menyukseskan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama," katanya.
Ia juga mengajak seluruh kader agar menjadikan Muktamar sebagai media pembelajaran sekaligus ladang pengabdian. Karena itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan, disiplin, serta melaksanakan setiap amanah dengan penuh rasa tanggung jawab.
"Mari kita luruskan niat dan menjalankan setiap tugas dengan penuh keikhlasan. Sekecil apa pun peran yang kita emban, apabila dilakukan dengan sungguh-sungguh, insyaallah akan menjadi amal kebaikan yang bernilai," pesannya.
PC IPNU-IPPNU Jombang berharap pelaksanaan Muktamar ke-35 NU tidak hanya berjalan sukses, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perkembangan kader. Melalui keterlibatan dalam agenda nasional tersebut, para kader diharapkan memperoleh pengalaman baru, memperluas jaringan dengan kader dari berbagai daerah, meningkatkan kapasitas berorganisasi, serta semakin memperkuat kecintaan terhadap Nahdlatul Ulama.
Selain menjadi ajang konsolidasi organisasi, Muktamar juga diyakini akan mempererat solidaritas antarkader dan membuka peluang terbangunnya jejaring nasional yang bermanfaat bagi pengembangan organisasi di masa mendatang.
Sementara itu, Ketua PC IPNU Jombang, M. Husein Al-Kahfi, mengatakan bahwa Muktamar ke-35 NU harus dimaknai sebagai momentum untuk menunjukkan kapasitas kader muda dalam mengawal suksesnya agenda besar organisasi.
"Hadirnya ribuan kader IPNU-IPPNU dalam Muktamar bukan sekadar untuk meramaikan kegiatan. Kami ingin menunjukkan bahwa kader pelajar NU memiliki semangat pengabdian, disiplin, dan kesiapan menjadi pelayan umat serta khodim para masyayikh," ungkap Husein.
Menurutnya, IPNU-IPPNU tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi juga menjadi bagian penting dari pelayanan dan penguatan citra NU di mata masyarakat. Ia menyebut ini sebagai kesempatan emas untuk belajar sekaligus membuktikan bahwa kader muda mampu mengambil peran strategis dalam setiap agenda besar Nahdlatul Ulama.
Seluruh kader di Kabupaten Jombang telah diinstruksikan untuk menjaga nama baik organisasi dengan mengedepankan sikap santun, disiplin, serta menjunjung tinggi nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah selama pelaksanaan Muktamar.
"Semoga ikhtiar ini menjadi bagian dari khidmah yang membawa keberkahan bagi kader, organisasi, dan Nahdlatul Ulama," tandasnya. (*)
Editor: Syaiful Aries
What's Your Reaction?

