Puting Beliung Terjang Surabaya: Toko Bahan Bangunan Roboh di Sukomanunggal, Dua Orang Terluka

Angin puting beliung menerjang Sukomanunggal, Surabaya, Kamis sore, merobohkan toko bahan bangunan. Dua pengemudi terluka akibat tertimpa reruntuhan saat mengantre bahan bakar di SPBU.

13 Feb 2025 - 19:41
Puting Beliung Terjang Surabaya: Toko Bahan Bangunan Roboh di Sukomanunggal, Dua Orang Terluka
Warga mengevakuasi korban yang tertimpa reruntuhan bangunan usai puting beliung menerjang Sukomanunggal, Surabaya (Istimewa/SJP)

SURABAYA, SJP - Angin puting beliung menerjang kawasan Sukomanunggal, Surabaya, pada Kamis (13/2/2025) sore. Dampaknya, sebuah toko bahan bangunan di dekat SPBU 54.601.75, Jalan Tanjung Sari, roboh. 

Reruntuhan bangunan itu menimpa dua pengemudi yang sedang mengantre bahan bakar, menyebabkan mereka terluka dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Berdasarkan keterangan saksi, angin kencang mulai berhembus sekitar pukul 15.00 WIB. Langit mendung pekat, disertai pusaran angin yang menyerupai puting beliung, datang dari arah selatan. Ade Risky, operator SPBU yang berada di lokasi, menggambarkan situasi mencekam saat angin menerjang.

"Anginnya kencang, kayak memutar. Dari selatan, membawa puing-puing berterbangan. Saya lihat dua truk yang parkir menepi karena terdorong angin sejauh 3-5 meter. Tiba-tiba bangunan itu ambruk," ujar Ade, Kamis (13/2/2025).

Bagian belakang toko yang berbatasan langsung dengan area SPBU runtuh, menyebabkan puing-puing berserakan hingga mendekati pompa nomor satu. Saat kejadian, SPBU dalam keadaan relatif sepi, tetapi ada beberapa kendaraan yang mengantre untuk mengisi bahan bakar.

Dari insiden ini, dua orang pengemudi mengalami luka akibat tertimpa reruntuhan bangunan. Ade mengaku awalnya tidak menyadari adanya korban.

"Awalnya kita nggak tahu ada konsumen yang kena. Saya masih ngisi bensin untuk pelanggan lain, tiba-tiba bangunan ambrol. Baru tahu setelah ada ibu-ibu yang teriak," jelasnya.

Dalam sebuah rekaman video juga terlihat bahwa korban yang sempat tertimpa bangunan yang roboh langsung dievakuasi oleh warga sekitar, beberapa orang terlihat mencoba mengangkat puing-puing reruntuhan dengan alat seadanya.

Tak lama setelah kejadian, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya tiba di lokasi dan segera mengevakuasi korban ke RS Husada Utama untuk mendapatkan perawatan. Hingga berita ini ditulis, kondisi kedua korban masih dalam pemantauan pihak medis.

Setelah kejadian, aparat kepolisian dari Polsek Sukomanunggal langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Polisi mengumpulkan keterangan dari para saksi dan menyelidiki apakah faktor lain, seperti kondisi bangunan, turut berperan dalam insiden ini.

Kejadian ini menambah daftar panjang dampak puting beliung di Surabaya. Sebelumnya, pada Desember 2024, BPBD Surabaya melaporkan 97 rumah di Manyar Tegal, Mulyorejo Selatan, dan sekitarnya rusak akibat bencana serupa.

Berdasarkan prakiraan cuaca, Surabaya memang tengah menghadapi kondisi ekstrem dengan suhu mencapai 33°C dan kemungkinan hujan lebat di beberapa wilayah. 

BPBD mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi angin kencang serta memastikan kondisi bangunan tetap kokoh demi menghindari kejadian serupa di masa mendatang. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow