Tragedi Ombak Pantai Paseban Jember: Satu Tewas, Remaja Masih Hilang
Dua peristiwa terjadi di Pantai Paseban. Satu Korban ditemukan meninggal dunia. Sementara, satu kejadian lagi, korban masih dalam proses pencarian Tim SAR dan BPBD yang melakukan penyisiran di sepanjang aliran muara untuk mencari tanda tanda jasad korban.
JEMBER, SJP - Dua tragedi di dua titik berbeda di Pantai Paseban Kecamatan Kencong pada libur lebaran. Nekat berenang, dua wisatawan digulung ombak. Satu korban ditemukan tak bernyawa. Sementara seorang remaja lainnya hingga Minggu (29/3/2026) sore masih dalam proses pencarian.
Giman, 54, asal Kecamatan Kencong, Jember meregang nyawa setelah berenang di Pantai Paseban, Sabtu (28/3/2026) siang. Tubuhnya tergulung ombak. Nyawanya tak tertolong, meski sempat di larikan ke Puskesmas Cakru.
Kejadian serupa terjadi di muara sungai Bondoyudo, Desa Paseban, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, Sabtu (28/03/2026) sore. Adalah F-D, remaja usia belasan tahun asal Candipuro, Lumajang dinyatakan hilang terbawa arus muara yang langsung berbatasan dengan Laut Selatan Jawa.
"Korban bersama kedua temannya sama sama remaja mandi di muara sungai, kemudian ketiganya bermain air di muara. Tak selang beberapa saat ada teriak minta minta tolong. Warga langsung berupaya menyelamatkan korban namun hanya temannya yang selamat," kata Serda Rifki, Babinsa Desa Paseban.
Hingga Minggu (29/03/2026) sore, aparat gabungan TNI Polri dan Sar serta BPBD langsung melakukan operasi pencarian korban dengan menggunakan perahu karet.
"Kami bersama tim SAR dan BPBD melakukan penyisiran disepanjang aliran muara untuk mencari tanda tanda jasad korban. Namun hingga siang ini masih belum ditemukan," ujar Serda Rifki. (*)
Editor: Danu
What's Your Reaction?

