Jaga Kualitas Pelayanan, DLHKP Kota Kediri Optimalkan Perawatan Kendaraan Angkutan Sampah
Untuk memastikan armada pengangkut sampah tetap beroperasi secara optimal, Kepala DLHKP Kota Kediri Indun Munawaroh, menekankan pentingnya perawatan rutin terhadap kendaraan operasional.
KOTA KEDIRI, SJP - Setiap harinya, lebih dari 100 ton sampah masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kota Kediri. Sampah tersebut sebagian besar diangkut menggunakan armada kendaraan milik Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri.
Untuk memastikan armada pengangkut sampah tetap beroperasi secara optimal, Kepala DLHKP Kota Kediri Indun Munawaroh, menekankan pentingnya perawatan rutin terhadap kendaraan operasional.
Indun menjelaskan, kendaraan pengangkut sampah bekerja cukup berat setiap hari, sehingga membutuhkan perhatian khusus dalam hal perawatan. Salah satu langkah yang diwajibkan adalah pencucian kendaraan setelah selesai digunakan.
"Kepada para driver telah diinstruksikan, bahwa setelah melakukan pengangkutan sampah harus dilaksanakan pencucian. Jadi di TPA itu ada area khusus yang untuk melakukan pencucian terhadap kendaraan itu. Karena air lindi yang dihasilkan oleh sampah organik itu bisa merusak kendaraan," tutur Indun usai memeriksa kondisi armada angkut sampah DLHKP Kota Kediri, Jumat (12/6/2026).
Indun menambahkan, pembersihan dilakukan secara rutin setiap hari sebelum kendaraan kembali ke depo. Hal ini menjadi bagian dari upaya menjaga usia pakai kendaraan tetap optimal.
"Semua kendaraan harus dilakukan pembersihan secara rutin setiap hari. Jadi kalau habis mengangkut sampah dibersihkan baru kembali ke lokasi depo," tuturnya lagi.
Selain perawatan rutin, DLHKP juga melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi armada, baik kendaraan roda dua, roda tiga, maupun roda empat. Pemeriksaan mencakup kelengkapan dan kondisi fisik kendaraan.
Dari hasil pengecekan, ditemukan kondisi armada yang beragam, mulai dari yang masih sangat baik hingga yang memerlukan perbaikan. Temuan tersebut menjadi catatan bagi DLHKP untuk segera melakukan tindak lanjut.
"Secara fisik tadi ada masih sangat bagus, ada yang bagus, ada yang memang perlu adanya perbaikan dan itu akan menjadi catatan buat kami untuk segera melakukan perbaikan," ujarnya.
Menurutnya, penambahan armada bukan menjadi prioritas utama, mengingat hal tersebut juga akan berdampak pada peningkatan kebutuhan personel dan biaya operasional.
"Kita mengoptimalkan kendaraan yang ada dulu. Kalaupun ada yang rusak akan kita segera perbaiki, kurang layak juga akan kita segera perbaiki. Kita berprinsip pada kualitas daripada kuantitas. Kepada teman-teman yang kendaraan operasionalnya kurang layak akan kita optimalkan, akan segera kita lakukan perbaikan," jelas Indun.
DLHKP berkomitmen untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan lancar, terutama di tengah kondisi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).
“Kami ingin memastikan operasional pelayanan tetap berjalan dengan baik, sehingga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” pungkasnya. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

