Kado Aksi Kemanusiaan Warga Sambiroto Nganjuk di HUT Bhayangkara
Ada fakta menarik di balik aksi donor darah ini. Bagi warga Sambiroto, mendonorkan darah bukan lagi kegiatan insidental, melainkan agenda rutin yang telah membudaya.
NGANJUK, SJP — Semangat gotong royong warga Desa Sambiroto, Kecamatan Baron, Kabupaten Nganjuk, kembali menyala. Bertepatan dengan momen menyambut HUT Bhayangkara ke-80, pemerintah desa setempat menggelar aksi donor darah sebagai wujud nyata kepedulian sosial, Jumat (12/6/2026).
Aksi yang berlangsung di Balai Desa Sambiroto ini bukan sekadar seremonial. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi solid antara Pemerintah Desa (Pemdes) Sambiroto, Polsek Baron, dan Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Nganjuk.
Kepala Desa Sambiroto, Achmad Syarif, menyatakan bahwa kegiatan ini sengaja digelar untuk membumikan tema besar HUT Bhayangkara tahun ini, yakni "Mengabdi untuk Masyarakat".
"Alhamdulillah, kami bersama PMI Nganjuk dan Polsek Baron bersinergi melaksanakan bakti sosial ini. Ini adalah bentuk nyata pengabdian kami. Kami ingin perayaan HUT Bhayangkara tidak hanya menjadi milik kepolisian, tetapi juga dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat luas," ujar Achmad Syarif.
Ia menegaskan bahwa sinergi ini akan terus dipupuk. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah desa dan aparat kepolisian adalah kunci utama dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif di wilayah Baron.
Kapolsek Baron yang baru menjabat, AKP Oofy Adycta Septandra, menyambut hangat inisiatif warga tersebut. Menurutnya, keterlibatan aktif warga dalam aksi sosial sangat membantu pihak kepolisian dalam membangun komunikasi yang lebih cair dan humanis dengan masyarakat.
"Terima kasih kepada Pak Kades dan seluruh warga Sambiroto. Momentum HUT Bhayangkara ini menjadi jembatan bagi kami untuk mempererat hubungan dengan masyarakat. Wilayah yang aman tidak hanya dijaga dengan patroli, tapi juga dengan sinergi dan kepedulian antar-elemen seperti yang kita lakukan hari ini," ungkap AKP Oofy.
Ada fakta menarik di balik aksi donor darah ini. Bagi warga Sambiroto, mendonorkan darah bukan lagi kegiatan insidental, melainkan agenda rutin yang telah membudaya.
Perwakilan Tim Donor Darah UDD PMI Kabupaten Nganjuk, Dian Wanita Ningtyas, mengungkapkan apresiasi tingginya atas konsistensi warga desa tersebut.
"Kegiatan di Desa Sambiroto ini sudah berjalan sangat rutin, biasanya setiap 3 sampai 4 bulan sekali. Ini bukan yang pertama, bahkan sudah lebih dari 30 kali kami melakukan pengambilan darah di sini," kata Dian.
Setiap sesinya, pihak PMI menargetkan setidaknya 30 hingga 35 kantong darah dari para pendonor. Melihat antusiasme yang konsisten selama bertahun-tahun, Dian berharap desa ini bisa terus menjadi teladan bagi wilayah lain dalam hal kemanusiaan.
"Harapan kami dari PMI, sinergi ini tetap terjaga. Konsistensi warga Sambiroto untuk terus aktif mendonorkan darah adalah kontribusi yang sangat berharga bagi sesama yang membutuhkan," pungkasnya. (*)
Editor: Syaiful Aries
What's Your Reaction?

