Bidik Pemilih Muda, PDI-P Gresik Rombak Pengurus PAC Demi Pemilu 2029
Strategi ini ditunjukkan dengan merombak kepengurusan tingkat kecamatan (PAC) yang kini 20 persennya diisi oleh kader berusia di bawah 35 tahun.
GRESIK, SJP — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Gresik, Jawa Timur, mulai membidik suara generasi muda demi memenangkan Pemilihan Umum (Pemilu) 2029. Strategi ini ditunjukkan dengan merombak kepengurusan tingkat kecamatan (PAC) yang kini 20 persennya diisi oleh kader berusia di bawah 35 tahun.
"Kita bisa lihat restruktur DPC PDI Perjuangan Gresik hampir anak muda banyak sekali. Tujuannya tentu agar bisa memenangkan Pemilu 2029," kata Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Gresik, Fandi Akhmad Yani, seusai melantik kepengurusan PAC baru di Gedung GNI Gresik, Sabtu (23/5/2026).
Fandi mengatakan, PDI Perjuangan akan berupaya mendapat kepercayaan terhadap masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda. Anak muda ini menjadi sebuah tantangan bagi semua partai politik. Bagaimana partai politik seperti PDI Perjuangan ini bisa mendapatkan perhatian, simpati dari generasi muda harus menyentuh apa yang menjadi hobi mereka.
Menurut dia, generasi muda memiliki kegemaran terkait dengan event-event seperti musik dan olahraga. Melalui hal seperti itu, PDI Perjuangan memberikan ruang peran partai politik untuk mengelola kekuasaan yang berpihak kepada masyarakat.
"Di sinilah yang menjadi transisi bagaimana kita masuk melalui hobi, kemudian mengedukasi bahwasanya anak muda melihat partai politik sebagai wadah untuk dekat dengan masyarakat," paparnya.
Sementara itu, turut hadir Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono, menyatakan tantangan besar Pemilu 2029 di depan mata. Ia menyebut, Pemilu 2029 akan jauh lebih berat ketimbang persaingan Pemilu 2024 lalu.
PDI Perjuangan pusat telah memerintahkan seluruh rekrutmen kengurus DPC sebanyak 20 persennya wajib anak muda usia 35 tahun kebawah.
"Ini yang harus kita persiapkan. Tidak boleh hanya mempersiapkan secara individu. Masyarakat sekarang lebih pintar dan cerdas khususnya sebanyak 58 persen jumlah pemilih besok adalah anak muda, golongan milenial dan gen Z," tutup dia. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

