Tahapan Seleksi Sekda Definitif Dipastikan Berjalan Ketat hingga Juni

Melalui skema seleksi berlapis, Pemkot Batu berharap dapat menghasilkan Sekda definitif yang tidak hanya unggul secara kompetensi, tetapi juga memiliki integritas dan kapasitas kepemimpinan yang kuat dalam menggerakkan roda pemerintahan daerah

11 Apr 2026 - 19:02
Tahapan Seleksi Sekda Definitif Dipastikan Berjalan Ketat hingga Juni
Penandatanganan PJ Sekda oleh Eko Suhartono (Ist/Prokopim/SJP)

KOTA BATU, SJP - Proses Seleksi Terbuka (Selter) Jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) definitif Kota Batu dipastikan akan berlangsung berlapis dengan tahapan yang ketat dan terukur hingga penetapan akhir oleh Wali Kota. Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Batu menegaskan seluruh proses dirancang untuk menjaring kandidat terbaik secara objektif.

Kepala BKPSDM Kota Batu, Santi Restuningsasi pada Sabtu (11/6/2026) menjelaskan bahwa pendaftaran calon Sekda dibuka sejak 6 hingga 27 April 2026, baik secara daring maupun pengumpulan berkas fisik. Setelah itu, tahapan berlanjut pada seleksi administrasi yang berlangsung mulai 7 hingga 30 April 2026.

“Pengumuman hasil seleksi administrasi dijadwalkan pada 5 Mei, sekaligus peserta diminta mengumpulkan makalah dalam bentuk hard copy sebagai bagian dari penilaian awal,” jelas Santi.

Tahapan berikutnya akan masuk pada assessment center yang digelar pada 11–12 Mei 2026 bekerja sama dengan tim dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Timur. Uji ini menjadi salah satu kunci dalam mengukur kompetensi manajerial dan kepemimpinan para kandidat.

Selanjutnya, peserta yang lolos akan mengikuti uji gagasan dan wawancara pada 18–19 Mei 2026 oleh tim panitia seleksi (pansel). Dalam tahap ini, kemampuan peserta dalam merumuskan strategi serta menjawab persoalan birokrasi daerah akan diuji secara langsung.

“Setelah itu ada tes kesehatan pada 20–21 Mei. Baru kemudian hasil keseluruhan diserahkan kepada Wali Kota untuk diputuskan. Biasanya proses penetapan membutuhkan waktu sekitar 14 hari kerja,” imbuhnya.

Santi juga menegaskan komposisi panitia seleksi dirancang untuk menjamin independensi. Pansel terdiri dari lima orang, yakni dua unsur dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur masing-masing dari BKD dan BPSDM.serta tiga akademisi yang berasal dari Universitas Airlangga dan Universitas Brawijaya.

Dengan keterlibatan unsur eksternal tersebut, BKPSDM memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan transparan dan profesional, sekaligus meminimalkan potensi konflik kepentingan dalam penentuan jabatan strategis di lingkungan Pemkot Batu. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow