Semeru Semburkan Awan Panas 3,5 Km Pagi Ini, Warga Sepanjang Besuk Kobokan Diminta Menjauh!

Gunung Semeru erupsi pagi ini (18/7) disertai luncuran Awan Panas Guguran sejauh 3,5 kilometer ke arah Besuk Kobokan. PVMBG tetapkan Status Siaga Level III, warga dilarang beraktivitas di sepanjang aliran sungai!

18 Jul 2026 - 07:29
Semeru Semburkan Awan Panas 3,5 Km Pagi Ini, Warga Sepanjang Besuk Kobokan Diminta Menjauh!
Awan panas guguran Semeru pada Sabtu, 18 Juli 2026 pagi. (Foto: PVMBG)

LUMAJANG, SJP — Masyarakat di sekitar lereng Gunung Semeru diminta meningkatkan kewaspadaan penuh. Gunung api tertinggi di Pulau Jawa tersebut kembali memuntahkan Awan Panas Guguran (APG) dengan jarak luncur mencapai 3,5 kilometer (3.500 meter) ke arah Besuk Kobokan pada Sabtu (18/7/2026) pukul 06:21 WIB.

Luncuran awan panas berbahaya ini terjadi bersamaan dengan erupsi yang memuntahkan kolom abu kelabu tebal setinggi 1.000 meter ke angkasa. Keberadaan awan panas yang mengarah ke sektor tenggara ini menjadi sinyal bahaya utama bagi warga yang beraktivitas di dekat aliran sungai.

"Erupsi ini terekam dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi gempa letusan selama 6 menit 35 detik," tulis laporan resmi Pos Pengamatan Gunungapi Semeru (PVMBG).

Saat ini,  status Gunung Semeru masih Siaga. Namun,Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dan mengeluarkan rekomendasi. Masyarakat dilarang keras melakukan aktivitas apa pun di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga jarak 13 km dari puncak.

 Selain itu, warga di sepanjang bantaran Besuk Kobokan diminta menjauh minimal 500 meter dari tepi sungai. Potensi luapan awan panas dan banjir lahar dingin dilaporkan bisa menerjang hingga jarak 17 km dari puncak.

Wilayah dalam radius 5 kilometer dari kawah aktif harus benar-benar kosong dari aktivitas manusia guna menghindari lontaran batu pijar.

Pihak berwenang juga meminta masyarakat memantau pergerakan cuaca. Jika kawasan puncak diguyur hujan, risiko banjir lahar sekunder dapat meluap drastis tidak hanya di Besuk Kobokan, melainkan juga di aliran Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat. Warga diminta tidak berspekulasi dan segera mengevakuasi diri ke zona aman jika tanda-tanda bahaya visual mulai terlihat. (**)

sumber: PVMBG

Editor: Danu

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow