Panitia OC Muktamar NU ke-35 di Tambakberas Jombang Gelar Rapat Perdana

Koordinasi OC ini menandai langkah awal penyusunan teknis kerja seluruh unsur kepanitiaan dalam mendukung pelaksanaan Muktamar pada 27-30 Agustus 2026 mendatang.

17 Jul 2026 - 16:32
Panitia OC Muktamar NU ke-35 di Tambakberas Jombang Gelar Rapat Perdana
Rapat perdana panitia OC Muktamar NU ke-35 di Tambakberas, Jombang. (Ist/SJP)

JOMBANG, SJP – Persiapan pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) terus dikebut. Organizing Committee (OC) memulai tahapan persiapan dengan menggelar rapat kerja perdana di kompleks Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Kamis (16/7/2026) malam. 

Rapat koordinasi tersebut dihadiri jajaran Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Steering Committee (SC), Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU), Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), serta pengurus Pondok Pesantren Bahrul Ulum selaku tuan rumah.

Koordinasi OC ini menandai langkah awal penyusunan teknis kerja seluruh unsur kepanitiaan dalam mendukung pelaksanaan Muktamar pada 27-30 Agustus 2026 mendatang. Termasuk menentukan keterlibatan semua unsur dalam menjamin keamanan forum tertinggi NU itu. 

Ketua OC Muktamar ke-35 NU, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, menyatakan rapat perdana ini tidak hanya membahas pembagian tugas, tetapi juga menyamakan arah kebijakan penyelenggaraan muktamar. Ia meminta seluruh bidang segera menyusun program kerja agar setiap tahapan pra acara muktamar berjalan sesuai jadwal. 

"Masing-masing bidang akan bekerja berdasarkan hasil koordinasi yang telah disepakati. Semua kebutuhan dipetakan sejak awal agar proses persiapan berjalan lebih efektif," ujar Gus Ipul dalam keterangan diterima wartawan, Jumat (17/7/2026).

OC selaku panitia teknis mulai menginventarisasi berbagai kebutuhan utama, seperti tempat menginap peserta, layanan konsumsi, lokasi sidang komisi, hingga area pembukaan Muktamar. Sistem pelayanan kepada ribuan peserta turut menjadi perhatian serius panitia. 

Secara rinci panitia turut melakukan pengaturan arus kedatangan, distribusi logistik, hingga mekanisme kepulangan peserta akan disusun dalam satu skema terpadu demi ketertiban acara. Termasuk didalamnya juga mengatur sistem keamanan yang berencana melibatkan Barisan Ansor Serbaguna (Banser). 

"Jumlah personel yang disiapkan diperkirakan mencapai 200 hingga 400 orang dan akan ditempatkan di sejumlah lokasi strategis," ungkap Gus Ipul.

Untuk memastikan setiap pekerjaan berjalan sesuai target, koordinasi antar panitia akan dilakukan secara berkala. Selain rapat tatap muka lanjutan yang dijadwalkan dalam dua pekan mendatang, komunikasi juga akan dijalankan melalui pertemuan daring dan media komunikasi lainnya agar setiap perkembangan dapat segera ditindaklanjuti.

Gus Ipul menekankan pentingnya dukungan berbagai pihak dalam menyukseskan penyelenggaraan Muktamar ke-35 NU. 

"Sinergi antara panitia, pemerintah daerah, serta seluruh elemen yang terlibat diharapkan mampu menghadirkan pelaksanaan muktamar yang aman, tertib, dan memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh peserta," pungkasnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow