BNN Provinsi Jawa Timur Respon Positif Pembentukan BNNK di Jombang, Tapi Butuh Proses

pembentukan lembaga BNN Kabupaten di tingkat daerah tidak bisa dilakukan secara instan karena harus melewati verifikasi dan regulasi yang ketat.

16 Jul 2026 - 22:02
BNN Provinsi Jawa Timur Respon Positif Pembentukan BNNK di Jombang, Tapi Butuh Proses
Penelaah Teknis Kebijakan BNN Provinsi Jawa Timur, Suyud P. Sunoto saat memberikan keterangan kepada wartawan. (Fredi/SJP)

JOMBANG, SJP - Pembentukan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Jombang dipandang perlu sebagai langkah serius perang terhadap peredaran narkoba. Namun proses pendiriannya dianggap tidak semudah membalikkan kedua tangan.

Penelaah Teknis Kebijakan BNN Provinsi Jawa Timur, Suyud P. Sunoto, menyebut pembentukan lembaga BNN Kabupaten di tingkat daerah tidak bisa dilakukan secara instan karena harus melewati verifikasi dan regulasi yang ketat.

"Wacana pembentukan BNNK Jombang memang ada. Namun, prosesnya tidak semudah membalikkan telapak tangan karena perlu langkah-langkah yang panjang," ucap Suyud P. Sunoto dalam keterangan ditulis suarajatimpost, Kamis (16/7/2026).

Sementara, untuk melakukan langkah-langkah penanganan masalah Narkoba, pihak BNN Provinsi bekerja sama dengan Bakesbangpol Provinsi membentuk Satgas P4GN di masing-masing kabupaten dan kota yang belum ada BNNK-nya, termasuk Jombang. 

"Nantinya, sektor penggerak utama tetap berada di bawah BNN dan Bakesbangpol kabupaten atau kota setempat," ujarnya.

Sejauh ini, dari 38 wilayah administratif setingkat Kabupaten atau Kota di Jawa Timur, BNN Provinsi mencatat ada sekitar 20 diantaranya tidak memiliki kantor BNN operasional.

Disinggung mengenai kantor operasional baru BNN Kabupaten, Suyud P. Sunoto menyebut Kabupaten Banyuwangi yang baru saja berhasil diresmikan. Pihaknya beralasan pembentukan BNN Kabupaten Banyuwangi mengingat letak geografisnya dekat dengan pulau Bali.

"Kenapa Banyuwangi, karena dekat dengan Bali, tempat wisata diluar pulau, disinyalir nantinya ada penyelundupan dari situ," urainya.

Kabupaten Jombang memang masuk peta kerentanan. Letak geografis berada di jalur perlintasan beberapa kabupaten di Jawa Timur. Berdasarkan data pengungkapan kasus, Jombang merupakan wilayah yang sangat rentan karena sering menjadi jalur perlintasan peredaran gelap narkoba. 

Mobilitas masyarakat yang tinggi, termasuk masuknya para pendatang dan santri dari luar daerah, membuat Jombang memiliki risiko tersendiri untuk disusupi oleh jaringan narkotika. Untuk itu pembentukan BNN Kabupaten Jombang sangat diharapkan.

"Kita harapkan, semoga saja Jombang dan kota atau Kabupaten lainnya segera terbentuk BNN kabupaten atau kota. Selain mempermudah BNN Provinsi, juga lebih muda melakukan penanganan penyalahgunaan Narkotika," tandasnya.

Sementara itu, Bupati Jombang Warsubi menyambut baik rencana pembentukan BNN Kabupaten Jombang. Ada upaya sistematis dan terukur dalam langkah mitigasi atau pencegahan penyalahgunaan Narkoba.

"Terkait pembangunan BNNK masih dibahas dan dikaji oleh pak Sekda," ungkapnya singkat. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow