Polres Batu Award 2025, Libatkan Ratusan Stakeholder dalam Ekosistem Keamanan Partisipatif
Dalam gelaran ini, Polres Batu mengambil langkah unik dengan melibatkan media sebagai kurator data sekaligus penilai kinerja.
KOTA BATU, SJP — Polres Batu Award 2025,Libatkan Ratusan Stakeholder dalam Ekosistem Keamanan Partisipatif
Kepolisian Resor (Polres) Batu meluncurkan strategi baru dalam menjaga stabilitas wilayah dengan menggelar Polres Batu Award 2025. Ajang ini bukan sekadar seremoni apresiasi, melainkan sebuah inisiatif strategis untuk memperluas dan mengintegrasikan keterlibatan publik dalam ekosistem keamanan Kota Batu.
Acara yang berlangsung pada Kamis dini hari (11/12/2025) ini dihadiri oleh lebih dari 100 pemangku kepentingan (stakeholder) dari berbagai sektor, menunjukkan pergeseran upaya menjaga keamanan daerah menuju model kerja sama yang lebih terukur dan terintegrasi.
Kapolres Batu, AKBP Andi Yudha Pranata, menekankan bahwa award ini adalah cara baru Polres Batu membangun pola kerja partisipatif.
"Keamanan kota tidak bisa hanya digerakkan dari internal Polri, melainkan harus mengandalkan kontribusi aktif dari semua unsur eksternal yang selama ini berada di garis depan pelayanan publik, sosial, dan ekonomi," urai AKBP Andi.
Dalam gelaran ini, Polres Batu mengambil langkah unik dengan melibatkan media sebagai kurator data sekaligus penilai kinerja. Kapolres menjelaskan, pendekatan ini bertujuan memastikan bahwa parameter yang digunakan untuk mengukur kinerja dan kontribusi publik lebih dekat dengan realitas lapangan dan persepsi masyarakat.
Langkah kolaboratif ini juga berfungsi sebagai jembatan untuk memperkuat kepercayaan lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, pelaku usaha, kelompok sosial, hingga komunitas kebencanaan.
Kelompok-kelompok ini diakui memiliki peran esensial dalam mendukung suasana kota yang aman dan layak dikunjungi, khususnya sebagai destinasi wisata.
"Cukup banyak ragam kategori penghargaan yang diberikan, mulai dari kepemimpinan, penegakan hukum terpadu, inovasi layanan publik, hingga penggerak ketahanan sosial," imbuhnya.
Hal ini menegaskan komitmen Polres Batu untuk mengangkat dan mengapresiasi kontribusi luas berbagai elemen yang menjaga kota tetap tangguh (resilien) dalam menghadapi dinamika sosial dan ekonomi di tahun 2025.
Kapolres Batu juga menegaskan bahwa pendekatan kolaboratif ini akan terus diperluas dan dijadikan model kerja menuju tahun 2026.
Ia menyebutkan bahwa pembangunan kota yang aman memerlukan ruang diskusi yang terbuka, evaluasi yang partisipatif, serta penghargaan terhadap semua pihak yang terlibat menjaga stabilitas sosial.
"Keamanan tidak bisa berdiri sendiri. Polres Batu akan terus mendorong pola kerja bersama agar layanan publik makin responsif dan masyarakat punya peran dalam menentukan arah keamanan daerah," tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batu, Zadim Effisiensi, menyambut baik inisiatif ini, menyebut bahwa ekosistem keamanan partisipatif menjadi penopang utama tumbuhnya sektor wisata dan ekonomi daerah.
"Polres Batu Award adalah cara Polri memberi ruang pengakuan bagi pihak-pihak yang selama ini bekerja sunyi tetapi berdampak besar terhadap stabilitas Kota Batu. Kami dari Pemkot Batu dan mewakili stakeholder yang datang merasa sangat tersanjung dan berterimakasih atas penghargaan yang telah diberikan," pungkas Zadim. (*)
Editor: Syaiful Aries
What's Your Reaction?

