Pepabri Jatim Ajak Pemuda Tulungagung Kuatkan Nasionalisme Melalui Sarasehan Wawasan Kebangsaan

Melalui kegiatan ini, para peserta diajak memahami pentingnya menumbuhkan nilai patriotisme dan semangat kepahlawanan sebagai bekal menghadapi tantangan zaman.

05 Nov 2025 - 22:02
Pepabri Jatim Ajak Pemuda Tulungagung Kuatkan Nasionalisme Melalui Sarasehan Wawasan Kebangsaan
Puluhan pelajar dan mahasiswa di Tulungagung mengikuti sarasehan wawasan kebangsaan yang digelar oleh Pepabri Jatim. (Beny/SJP)

Pepabri Jatim Ajak Pemuda Tulungagung Kuatkan Nasionalisme Melalui Sarasehan Wawasan Kebangsaan

TULUNGAGUNG, SJP - Di tengah derasnya arus globalisasi yang berpotensi mengikis rasa nasionalisme, puluhan pelajar dan mahasiswa di Tulungagung mengikuti sarasehan wawasan kebangsaan yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI-Polri (Pepabri) Jawa Timur, Rabu (5/11/2025).

Kegiatan ini menjadi wadah untuk menanamkan semangat cinta tanah air dan memperkuat karakter kebangsaan di kalangan generasi muda.

Sarasehan yang berlangsung penuh semangat ini dibuka langsung oleh Ketua DPD Pepabri Jawa Timur, Mayjen TNI (Purn) Istu Hari Subagio, dan turut dihadiri jajaran pengurus DPC Pepabri Tulungagung. 

“Bulan November ini identik dengan Hari Pahlawan, dan tema sarasehan kami juga patriotik,” ujar Mayjen (purn) Istu Hari Subagio.

Melalui kegiatan tersebut, para peserta diajak memahami pentingnya menumbuhkan nilai patriotisme dan semangat kepahlawanan sebagai bekal menghadapi tantangan zaman.

“Kami ingin memberikan penguatan nilai-nilai jiwa kepahlawanan kepada generasi muda agar mereka siap menjadi pemimpin masa depan yang cinta tanah air menuju Indonesia Emas 2045,” tambahnya.

Menurut Istu, di era globalisasi yang serba canggih, teknologi membawa dua sisi yang berbeda. Di satu sisi memberi kemudahan dalam berbagai bidang, namun di sisi lain juga berpotensi menjadi ancaman apabila tidak disertai dengan keteguhan iman dan nilai kebangsaan.

“Teknologi yang canggih ini bisa menjadi keuntungan, tapi juga ancaman kalau kita tidak membentengi diri. Kalau anak muda tidak dibekali dengan nilai-nilai kebangsaan yang kuat, jiwa kepahlawanan dan kepatriotan mereka bisa luntur," tutur Istu Hari. 

Selain di Tulungagung, sarasehan serupa juga digelar di enam kota dan kabupaten lain di Jawa Timur. Tujuannya sama, yakni membentengi generasi muda, khususnya generasi Z, dari pengaruh negatif arus globalisasi agar tetap berpegang pada nilai-nilai luhur bangsa dan semangat persatuan.

Sementara itu, ketua DPRD Tulungagung, Marsono, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut memberikan apresiasi tinggi atas langkah Pepabri Jawa Timur. Ia menilai kegiatan semacam ini penting sebagai pemantik semangat nasionalisme yang perlu terus dipelihara di tengah tantangan zaman.

“Ini merupakan pemantik untuk membangkitkan semangat nasionalisme. Even seperti ini sebaiknya sering dilakukan, tidak hanya oleh Pepabri tapi juga oleh seluruh stakeholder pemerintahan agar kesatuan dan persatuan bangsa tetap terjaga,” ujarnya.

Marsono menambahkan, keberagaman yang dimiliki Indonesia harus dijaga melalui kegiatan yang menyamakan persepsi dan memperkuat semangat kebangsaan. Ia menegaskan, nilai luhur seperti Bhinneka Tunggal Ika perlu benar-benar dihayati oleh generasi muda agar bangsa ini tetap kokoh menghadapi perubahan global.

"Kita punya Bhinneka Tunggal Ika Tan Hana Dharma Mangrwa ini agar benar-benar dijiwai oleh seluruh komponen bangsa, terutama para tokoh dan anak-anak muda yang sekarang yang kita siapkan untuk menjadi generasi Indonesia yang emas yang akan datang," tuturnya.

Dengan adanya sarasehan wawasan kebangsaan ini, DPD Pepabri Jawa Timur berharap lahir generasi penerus bangsa yang memiliki kecintaan mendalam terhadap tanah air serta kemampuan mengelola negara dengan nilai-nilai patriotisme menuju Indonesia Emas 2045. (*)

Editor: Rizqi Ardian 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow