Pemprov Jatim Gelar Puncak Harlah Pancasila di Kota Blitar, Ini Alasannya

Kegiatan tersebut dihadiri oleh bupati Blitar, wali kota Blitar dan sejumlah pejabat Pemprov Jawa Timur

02 Jun 2025 - 15:28
Pemprov Jatim Gelar Puncak Harlah Pancasila di Kota Blitar, Ini Alasannya
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak saat memimpin upacara peringatan Hari Lahirnya Pancasila di Alun-Alun Kota Blitar. (Foto: Istimewa)

KOTA BLITAR, SJP—Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) menggelar upacara peringatan Hari Lahirnya Pancasila di Alun-Alun Kota Blitar pada Senin (2/6/2025).

Kota Blitar dipilih sebagai lokasi peringatan Hari Lahirnya Pancasila karena kota tersebut merupakan tempat disemayamkannya Presiden Pertama Republik Indonesia (RI) Ir Soekarno.

Sebab, Sang Proklamator yang akrab dipanggil Bung Karno itu merupakan salah satu tokoh penting yang ikut merumuskan Pancasila sebagai dasar negara Indonesia.

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak bertindak sebagai Inspektur upacara. Kini dia menjabat sebagai Plt Gubernur Jatim, karena Khofifah sedang menjalankan ibadah haji.

Saat ditemui, suami Arumi Bachsin itu mengatakan, Hari Lahirnya Pancasila merupakan momen yang tepat untuk meningkatkan rasa nasionalisme masyarakat Jawa Timur.

Menurut Emil, nilai-nilai Pancasila tidak hanya harus diterapkan di kalangan masyarakat, namun juga harus senantiasa diterapkan oleh pemimpin dalam mengelola birokrasi.

"Momen yang tepat untuk meningkatkan rasa nasionalisme masyarakat, tetapi juga berlaku bagi pemimpin. Artinya, dalam mengelola birokrasi harus mengacu dengan nilai-nilai Pancasila," ujarnya, Senin (2/6/2025).

Emil menyebut, puncak peringatan Hari Lahirnya Pancasila di Kota Blitar merupakan salah satu cara napak tilas terhadap perjuangan Bung Karno sebagai penggagas Pancasila.

Pihaknya juga mengapresiasi Pemkot Blitar yang rutin menggelar berbagai event pada bulan Juni atau pada peringatan Hari Lahir Pancasila yang juga bertepatan dengan bulan Bung Karno.

Berbagai kegiatan yang digelar ini sebagai salah satu upaya rutin dari pemerintah untuk memupuk rasa nasionalisme di kalangan masyarakat secara luas.

"Banyak kegiatan atau event yang digelar pada bulan Juni ini untuk memperingati Hari Lahir Pancasila dan bulan Bung Karno. Ini bisa menjadi napak tilas sejarah perjuangan Bung Karno," kata dia. (*)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow