Pemkot Batu Optimistis PAD Tercapai di Akhir Tahun

Pj Walikota Batu Aries Agung Paewai pada Kamis (5/12/2024) menyebut bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil kerja keras dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Namun, ia mendorong OPD penghasil untuk terus meningkatkan kinerja, terutama pada sektor pajak hiburan, hotel, restoran, dan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).

05 Dec 2024 - 18:45
Pemkot Batu Optimistis PAD Tercapai di Akhir Tahun
Pj Walikota Batu Aries Agung Paewai (dok/Istimewa/Humas/SJP)

KOTA BATU, SJP - Pemkot Batu menunjukkan optimisme tinggi dalam merealisasikan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2024.

Berdasarkan catatan terakhir pada 22 November 2024, realisasi PAD telah mencapai 77,71 persen atau Rp 226,9 miliar dari target sebesar Rp 281 miliar.

Capaian ini dinilai cukup baik, mengingat masih ada waktu untuk memenuhi sisa target sebesar 22 persen sebelum akhir tahun.

Pj Wali Kota Batu Aries Agung Paewai pada Kamis (5/12/2024) menyebut, pencapaian tersebut merupakan hasil kerja keras dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Namun, ia mendorong OPD penghasil untuk terus meningkatkan kinerja, terutama pada sektor pajak hiburan, hotel, restoran, dan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).

"Realisasi PAD hingga triwulan IV ini cukup baik. Kami optimistis target PAD dapat tercapai, bahkan mungkin melampaui 100 persen. Namun, semua OPD, khususnya OPD penghasil, harus tetap aktif mengejar peluang untuk meningkatkan pendapatan," ujarnya.

Untuk mendukung pencapaian target, berbagai langkah strategis telah disiapkan oleh Pemkot Batu. Di antaranya, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) secara rutin memeriksa tapping box di hotel, restoran, dan tempat wisata, serta melaksanakan pelayanan jemput bola untuk PBB-P2 di desa dan kelurahan.

Selain itu, Dinas Pariwisata (Disparta) juga diinstruksikan untuk mempromosikan destinasi wisata dan berbagai acara yang akan digelar selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Langkah ini diyakini akan menarik lebih banyak wisatawan untuk berkunjung ke Kota Batu, sehingga meningkatkan pendapatan dari sektor pariwisata.

"Dishub juga diminta untuk memastikan pengelolaan parkir berjalan sesuai prosedur, khususnya dalam memberikan karcis parkir kepada pengendara selama libur Nataru. Ini penting agar pendapatan dari sektor parkir dapat dioptimalkan," imbuhnya.

Hingga akhir November, sektor pajak restoran mencatat realisasi tertinggi sebesar Rp 35,4 miliar atau 93,78 persen dari target Rp 35,9 miliar.

Pajak hotel mengikuti dengan capaian Rp 42,1 miliar atau 87,73 persen dari target Rp 45,5 miliar. Pajak hiburan mencapai Rp 36,4 miliar atau 78,16 persen dari target Rp 43,4 miliar, sedangkan PBB-P2 baru mencapai 68,77 persen atau Rp 24,5 miliar dari target Rp 35,7 miliar.

Adapun Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) telah mencapai Rp 48,6 miliar atau 88 persen dari target Rp 53 miliar.

"Kami mengapresiasi kinerja OPD yang telah bekerja keras untuk merealisasikan PAD. Kami juga mengingatkan OPD yang belum mencapai target untuk segera mengidentifikasi kendala dan mencari solusi bersama. Dengan kerja keras dan kolaborasi yang baik, kami optimis target PAD 2024 akan tercapai, bahkan melampaui ekspektasi," pungkasnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow