Pj Wali Kota Batu Dorong Pelaku Usaha Bersinergi dengan UMKM
Diwawancarai pada Kamis (5/12/2024) menurutnya UMKM Kota Batu telah memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah, namun perlu dukungan lebih agar produk-produk mereka memiliki daya saing yang lebih kuat, baik secara lokal maupun global.
KOTA BATU, SJP - Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai menegaskan pentingnya sinergi antara pelaku usaha dengan UMKM untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di Kota Apel.
Diwawancarai pada Kamis (5/12/2024), UMKM Kota Batu telah memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah. Namun, perlu dukungan lebih agar produk-produk mereka memiliki daya saing yang lebih kuat, baik secara lokal maupun global.
“UMKM Kota Batu sebenarnya sudah siap bersaing. Tantangannya ada pada pengemasan, sertifikasi, dan penempatan produk di lokasi-lokasi strategis seperti objek wisata,” ujarnya.
Ia menekankan perlunya kolaborasi antara Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Kamar Dagang dan Industri (KADIN), serta pelaku usaha lainnya untuk mendukung perkembangan UMKM.
Menurut Aries, sinergi ini menjadi kunci agar UMKM Kota Batu dapat naik kelas dan bersaing di tingkat internasional.
“Jika semua pihak, termasuk stakeholders dalam konsep hexahelix, dapat berkolaborasi dengan inovasi yang berkelanjutan, saya yakin UMKM Kota Batu akan semakin maju. Semangat kolaborasi ini akan memperkuat kontribusi mereka terhadap ekonomi lokal maupun pasar global,” tambahnya.
Dalam mendukung sinergi tersebut, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Batu, Dyah Liestina, mengungkapkan, pihaknya telah menggandeng berbagai instansi untuk memperluas akses pasar produk UMKM.
“Pemasaran produk tidak hanya fokus di tingkat lokal, tetapi juga akan diperluas hingga ke tingkat provinsi dan nasional. Kami bekerja sama dengan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pertanian, serta mitra lainnya,” jelas Dyah.
Selain itu, DPMPTSP juga tengah mengembangkan aplikasi pemasaran digital, yang akan terkoneksi dengan platform Poin Jatim milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Aplikasi ini diharapkan mempermudah pelaku UMKM dan perajin Kota Batu dalam memasarkan produk mereka ke pasar yang lebih luas.
“Dengan aplikasi ini, pelaku UMKM Kota Batu dapat memperluas akses pasar secara digital, sehingga potensi mereka lebih maksimal. Karena melalui kolaborasi lintas sektor dan inovasi berbasis teknologi, kami optimistis UMKM Kota Batu dapat menjadi motor penggerak utama pertumbuhan ekonomi di Kota Apel," tandasnya. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

