Operasi Patuh Semeru 2025 Tak Mempan, Truk ODOL Leluasa Beroperasi di Gresik
Truk-truk ODOL masih seliweran di jalanan Kabupaten Gresik, meskipun Operasi Patuh Semeru 2025 sudah berlangsung.
GRESIK, SJP - Operasi Patuh Semeru 2025 tidak membuat sopir truk Over Dimension dan Over Loading (ODOL) gentar. Mereka masih marak berkeliaran di jalanan Kabupaten Gresik, Jawa Timur.
Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa keberadaan truk ODOL masih marak. Pada Selasa (22/7/2025), sekira pukul 14.08 WIB, nampak truk ODOL tersebut melaju beriringan melintas di ruas jalan nasional, Kecamatan Sidayu.
Salah seorang warga wilayah Gresik Utara, Irawan, mengatakan, beberapa dump truk beriringan itu tidak dilengkapi penutup terpal. Dua truk di antaranya tidak menggunakan pelat nomor, dan satu truk lainnya menggunakan pelat nomor mati.
Tak lama berselang, nampak dump truk beriringan melintas dengan kelebihan muatan dan membahayakan pengendara lain yang melintas.
"Sepertinya truk-truk itu mengangkut material galian dari wilayah Panceng menuju Manyar," kata Irawan.
Sementara itu, Satlantas Polres Gresik merilis penegakan aturan melalui Operasi Patuh Semeru yang berlangsung hingga sepekan ini.
Dari penegakan pelanggaran truk ODOL, petugas hanya menindak 15 unit truk dari total 1.198 pelanggaran lalu lintas.
Dari total pelanggaran yang tercatat, sebanyak 31 pelanggar terjaring lewat ETLE statis, 30 melalui ETLE mobile, sementara 185 pelanggar ditindak manual dan ada 952 pengendara yang diberikan teguran tertulis.
Kasatlantas Polres Gresik, AKP Rizki Julianda Putera, menyatakan pihaknya akan terus meningkatkan penindakan terhadap kendaraan yang terbukti melanggar, termasuk truk ODOL.
"Kami juga akan menggencarkan sosialisasi kepada perusahaan-perusahaan angkutan barang terkait larangan jam operasional dan ketentuan dimensi serta muatan kendaraan," pungkasnya. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

