Realisasi PBB-P2 Capai 93 Persen, Bupati Jombang: Kita Masih Punya PR di BPHTB
Bupati Warsubi tetap mengingatkan jajaran dibawahnya untuk tidak berhenti pada capaian penerimaan PBB-P2, tapi masih ada pendapatan dari Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) yang mesti dikejar.
JOMBANG, SJP - Realisasi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan Perkotaan (PBB-P2) di Kabupaten Jombang menembus 92,84 persen target. Prosentase tersebut mencapai Rp51,06 miliar.
Bupati Jombang, Warsubi tetap mengingatkan jajaran di bawahnya untuk tidak berhenti pada capaian penerimaan PBB-P2, tapi masih ada pendapatan dari Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) yang mesti dikejar.
“Kita masih punya PR di BPHTB. Sinergi dengan PPAT mutlak diperlukan," ucap Warsubi dalam pesan diterima wartawan, Selasa (22/7/2025).
Pada perolehan PBB-P2 terdapat 227 desa dan 9 kecamatan yang lunas sebelum jatuh tempo. Tidak bisa dipungkiri, BPHTB di Jombang sering bocor. Rawan terjadi kemacetan di wilayah administrasi.
"Saya minta PPAT tegas, lurah tegas, BPN tegas. Ini bukan urusan siapa yang paling berkuasa, tapi siapa yang mau membantu rakyat tertib administrasi," bebernya.
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Jombang, Hartono, menyebut sinergi antara Bapenda dan Pejabat Pembuat Akta Tanah adalah kunci optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Banyak transaksi tanah tidak tercatat rapi. Padahal kalau tertib, BPHTB bisa jadi tulang punggung PAD setelah PBB-P2. Kami mendorong PPAT melaporkan data tepat waktu, valid, dan transparan. Tanpa itu, kebocoran terus terjadi,” tegas Hartono. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

