Jembatan Cangar Diduga Jadi Tempat Bunuh Diri, Polisi Lakukan Olah TKP

Seiring dengan masih berlangsungnya proses olah TKP dan pengumpulan keterangan saksi, kepolisian menegaskan bahwa seluruh temuan di lapangan akan didalami secara menyeluruh guna memastikan penyebab pasti kematian korban.

01 Apr 2026 - 21:06
Jembatan Cangar Diduga Jadi Tempat Bunuh Diri, Polisi Lakukan Olah TKP
Olah TKP Polres Batu Jembatan Cangar (Ist/Polres/SJP)

KOTA BATU, SJP – Aparat kepolisian dari Polres Batu bersama Polsek Bumiaji masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait penemuan jenazah seorang pria yang diduga bunuh diri di bawah Jembatan Cangar, kawasan Tahura Cangar, Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Selasa (31/3/2026) siang.

Kasi Humas Polres Batu Iptu M. Huda Rohman pada Rabu (1/4/2026) bahwa korban diketahui berinisial MMA (24), seorang karyawan percetakan yang beralamat di Dusun Kedungwulan, Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto.

"Ia ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dengan luka parah di bagian kepala dan telinga, yang diduga kuat akibat terjatuh dari ketinggian jembatan. Pihak kepolisian saat ini masih melakukan olah TKP guna memastikan kronologi kejadian serta mendalami dugaan penyebab kematian korban," urainya. 

Berdasarkan laporan awal, peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekira pukul 12.00 WIB. Saksi Sukamto, seorang karyawan honorer yang berada di pos karcis Tahura Cangar, menerima informasi dari sepasang pengendara motor Yamaha N-Max putih yang melintas. Pengendara tersebut mengabarkan adanya dugaan aksi bunuh diri di jembatan.

Menindaklanjuti informasi itu, saksi langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan. Setibanya di bawah jembatan, ia menemukan korban dalam kondisi tergeletak, mengalami luka parah di bagian kepala dan telinga, serta sudah tidak bergerak.

Sebelum kejadian, saksi lain bernama Ngaderi sempat melihat korban sekira pukul 10.00 WIB. Saat itu korban terlihat duduk di atas sepeda motor di tepi jembatan dengan posisi kaki menginjak pembatas besi.

“Saksi sempat menegur korban agar berhati-hati, namun korban hanya merespons dengan mengusap muka dan rambut tanpa berkata-kata. Tidak lama setelah saksi pergi untuk berjualan, kejadian tersebut dilaporkan terjadi,” tambah Huda.

Dalam proses olah TKP, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti yang ditemukan di sekitar lokasi. Di antaranya satu unit sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi S 4184 NBW yang diduga milik korban dan ditemukan dalam kondisi terkunci stang.

Selain itu, dari dalam bagasi jok motor, petugas menemukan barang-barang pribadi berupa satu dompet berisi identitas korban, dua tas pinggang warna hitam dan abu-abu, satu unit ponsel, serta celana jeans pendek dan topi warna hitam.

Jenazah korban telah dievakuasi oleh petugas kepolisian bersama tim relawan untuk dilakukan penanganan lebih lanjut. Sementara itu, penyelidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap secara pasti motif di balik peristiwa tersebut.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi lebih jauh. Kasus ini sedang dalam penanganan unit Reskrim Polsek Bumiaji dan Polres Batu,” pungkas Huda. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow