Terjatuh di Sungai saat Mengendarai Motor, Seorang Pria di Tulungagung Ditemukan Tak Bernyawa

Hasil visum, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat kecelakaan tunggal setelah kehilangan kendali saat mengendarai sepeda motor.

19 Jul 2026 - 18:25
Terjatuh di Sungai saat Mengendarai Motor, Seorang Pria di Tulungagung Ditemukan Tak Bernyawa
Lokasi tempat kejadian pria ditemukan tewas di sungai Desa Aryojeding, Kecamatan Rejotangan, Tulungagung. (Istimewa)

TULUNGAGUNG, SJP - Warga Desa Aryojeding, Kecamatan Rejotangan, Tulungagung, digegerkan dengan penemuan sesosok pria dengan kondiai sudah tak bernyawa di dalam aliran sungai kecil pada Minggu (19/7/2026) pagi. Sebuah sepeda motor juga ditemukan berada di dekat jenazah korban.

Kapolsek Rejotangan AKP Kasianto mengatakan, peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 05.30 WIB oleh seorang warga yang tinggal di dekat lokasi. Saat itu, saksi hendak membersihkan bantaran anak Sungai Lodagung. Namun ketika melintas di jembatan yang berada di depan rumahnya, saksi melihat sebuah sepeda motor tercebur ke sungai. Tidak jauh dari kendaraan tersebut, terlihat seorang laki-laki dalam posisi tengkurap membujur ke arah timur.

"Saksi yang hendak membersihkan bantaran sungai melihat sepeda motor berada di dalam sungai. Saat didekati, terdapat seorang laki-laki dalam posisi tengkurap di samping sepeda motor tersebut dan sudah dalam keadaan meninggal dunia. Saksi kemudian menghubungi Ketua RW setempat yang selanjutnya melaporkan kejadian itu ke Polsek Rejotangan," ujar AKP Kasianto.

Polsek Rejotangan menerima laporan sekitar pukul 06.00 WIB dan langsung mendatangi lokasi bersama Unit Reskrim, Tim Inafis Polres Tulungagung, serta Tim Forensik dari RSUD dr. Iskak Tulungagung untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan evakuasi korban.

Dari hasil identifikasi, korban diketahui berinisial ADC, berusia 34 tahun, warga Desa Aryojeding, Kecamatan Rejotangan.

Saat ditemukan, korban mengenakan kaus lengan pendek berwarna hitam dan celana pendek jeans hitam. Di lokasi kejadian juga ditemukan satu unit sepeda motor Honda Vario warna hitam merah tahun 2026 tanpa pelat nomor yang berada di dalam aliran sungai.

Keterangan saksi lainnya, menyebut korban diketahui memiliki kebiasaan mengonsumsi minuman keras dalam kehidupan sehari-hari.

Hasil pemeriksaan medis dari tim RSUD dr. Iskak Tulungagung tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat kecelakaan tunggal setelah kehilangan kendali saat mengendarai sepeda motor.

"Berdasarkan hasil visum dari tim medis RSUD dr. Iskak, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Kesimpulan sementara, korban sebelumnya mengonsumsi minuman keras hingga mabuk berat, kemudian saat mengendarai sepeda motor diduga terjatuh ke anak Sungai Lodagung dan meninggal dunia akibat kejadian tersebut," jelas AKP Kasianto.

Peristiwa tersebut telah ditangani Polsek Rejotangan. Polisi memastikan tidak ditemukan indikasi tindak pidana dalam kejadian tersebut dan mengimbau masyarakat untuk tidak mengendarai kendaraan dalam kondisi dipengaruhi minuman beralkohol karena sangat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. (*)

Editor: Danu

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow