Jelang Idulfitri, Wali Kota Probolinggo Pastikan Stok Sembako dan BBM Aman

Berdasarkan hasil pemantauan di pasar tersebut, diketahui bahwa beberapa komoditas masih mengalami kenaikan harga. Salah satu yang cukup menonjol adalah cabai rawit yang saat ini dijual seharga Rp100.000 per kilogram.

10 Mar 2026 - 17:30
Jelang Idulfitri, Wali Kota Probolinggo Pastikan Stok Sembako dan BBM Aman
Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin saat mengecek BBM di SPBU Jalan Soekarno Hatta, Kota Probolinggo. (Foto: Risky/SJP)

PROBOLINGGO, SJP–Menjelang Hari Raya Idulfitri, Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo memastikan ketersediaan bahan kebutuhan pokok (bapok) dan bahan bakar minyak (BBM) di pasaran tetap aman. 

Guna memastikan kondisi tersebut, Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Baru dan salah satu SPBU di Kota Probolinggo pada Selasa pagi (10/3/2026).

Kegiatan sidak ini melibatkan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama sejumlah instansi terkait di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pengendalian inflasi sekaligus memastikan stabilitas harga dan pasokan bahan pokok menjelang hari raya.

Rombongan memulai kegiatan dengan mengunjungi Pasar Baru. Di lokasi tersebut, Wali Kota bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) meninjau langsung sejumlah lapak pedagang. Mereka berdialog dengan para pedagang untuk mengetahui perkembangan harga berbagai komoditas, mulai dari cabai, telur, hingga daging sapi.

Berdasarkan hasil pemantauan di pasar tersebut, diketahui bahwa beberapa komoditas masih mengalami kenaikan harga. Salah satu yang cukup menonjol adalah cabai rawit yang saat ini dijual seharga Rp100.000 per kilogram. Selain itu, cabai kecil hijau berada di kisaran Rp45.000 per kilogram, sementara cabai merah besar mencapai sekitar Rp40.000 per kilogram.

Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, menjelaskan bahwa kegiatan sidak ini merupakan tindak lanjut dari pembahasan mengenai kondisi inflasi yang tengah menjadi perhatian di Jawa Timur.

"Jadi sidak ini menindaklanjuti rapat terkait inflasi, di mana Jawa Timur termasuk yang cukup tinggi. Dari segi stok terbilang aman, namun harga cabai memang masih tinggi," kata Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin.

Selain cabai, beberapa kebutuhan pokok lainnya juga turut dipantau. Harga telur ayam ras saat ini berada di kisaran Rp30.000 per kilogram. 

Sementara itu, daging sapi dijual sekitar Rp120.000 per kilogram dan daging ayam berada di kisaran Rp40.000 per kilogram. Untuk beras premium, harga berkisar antara Rp73.000 hingga Rp78.000 per kemasan 5 kilogram.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga menerima sejumlah masukan dari para pedagang pasar. Beberapa pedagang menyampaikan keluhan mengenai masih adanya pedagang yang berjualan di luar area resmi pasar. Kondisi tersebut dinilai berdampak pada menurunnya jumlah pembeli bagi pedagang yang berjualan di dalam area pasar.

Usai meninjau Pasar Baru, rombongan kemudian melanjutkan sidak ke salah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jalan Soekarno Hatta. Di lokasi ini, tim melakukan pengecekan langsung terhadap ketersediaan stok BBM sekaligus memastikan kesesuaian takaran pengisian bahan bakar.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, dipastikan bahwa stok BBM di SPBU tersebut dalam kondisi mencukupi. Selain itu, hasil uji takaran juga menunjukkan bahwa pengisian bahan bakar masih sesuai dengan standar yang berlaku.

Wali Kota Probolinggo berharap masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan (panic buying), baik untuk kebutuhan bahan pokok maupun bahan bakar minyak.

"Dari sidak ini dipastikan stok, baik bahan pokok maupun BBM, masih aman. Jika stok berkurang akan segera kami laporkan. Harapan saya masyarakat tidak melakukan panic buying, khususnya terkait BBM, karena stok masih aman," imbuhnya.

Melalui kegiatan sidak ini, Pemerintah Kota Probolinggo berharap kondisi harga dan pasokan kebutuhan masyarakat dapat terus terjaga stabil hingga perayaan Idulfitri. Pemerintah juga berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan secara berkala guna mengantisipasi potensi lonjakan harga maupun kelangkaan barang di pasaran. (*) 

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow