Seperempat Abad JTP Group, Siapkan Wahana dan Park Baru di Kota Batu

Dengan rangkaian pengembangan wahana dan fasilitas baru tersebut, JTP Group berharap kawasan wisata di Kota Batu terus berkembang sekaligus mampu menarik lebih banyak wisatawan dari berbagai daerah hingga mancanegara.

10 Mar 2026 - 17:58
Seperempat Abad JTP Group, Siapkan Wahana dan Park Baru di Kota Batu
Sience Center Jatim Park 1 (Arul/SJP)

KOTA BATU, SJP – Memasuki usia seperempat abad, Jawa Timur Park (JTP) Group menyiapkan sejumlah wahana dan kawasan wisata baru di Kota Batu. Pengembangan tersebut menjadi bagian dari ekspansi besar perusahaan untuk memperkuat posisi Kota Batu sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Jawa Timur.

Direktur Utama JTP 3 Suryo Widodo mewakili management JTP Group pada Selasa (10/3/2026) mengatakan selama 25 tahun berdiri perusahaan terus mengembangkan konsep wisata yang menggabungkan hiburan, edukasi, serta pengenalan budaya. Pengembangan wahana baru menjadi bagian dari upaya perusahaan menjaga daya tarik destinasi wisata di Kota Batu.

“Pariwisata tidak sekadar menjadi sarana hiburan, tetapi juga media pembelajaran sekaligus pelestarian budaya. Kami ingin menunjukkan bahwa destinasi wisata di Indonesia mampu bersaing di tingkat internasional,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia juga membeberkan bahwa 2026 menjadi fase baru bagi perusahaan dalam memperluas pengembangan kawasan wisata. Dimana sejumlah wahana dan fasilitas baru yang tengah dipersiapkan di antaranya Metaverse Glass Theater, Museum Mega Science Center dan Budaya, pembangunan akuarium modern berukuran besar, serta Tourism Information Center sebagai pusat layanan informasi wisata di kawasan Jawa Timur Park.

Selain itu, JTP Group juga mengembangkan sektor penunjang pariwisata melalui pembangunan dua fasilitas akomodasi baru, yakni Heliconia Hotel dan 1979 Social Hotel yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan wisatawan keluarga maupun generasi muda.

Senada, Manager Marketing and Public Relation JTP Group Titik S Aryanto menambahkan bahwa pembangunan Museum Mega Science Center dan Budaya saat ini telah mencapai sekitar 50 persen dan ditargetkan mulai dibuka untuk masyarakat pada pertengahan 2026.

"Museum tersebut dirancang menggabungkan konsep edukasi dengan teknologi modern sehingga pengunjung dapat mempelajari berbagai bidang ilmu pengetahuan, sejarah peradaban manusia, hingga perkembangan teknologi masa depan secara interaktif," imbuhnya.

Di sisi lain, pembangunan akuarium modern juga tengah dipersiapkan sebagai salah satu pusat wisata edukasi kelautan terbesar di Jawa Timur. (*)

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow