Hujan Deras Picu Longsor di Turen Malang, Sempat Terjadi Ledakan Listrik

Hujan deras mengguyur Turen, pukul 17.15 terjadi longsor bertahap, disusul pohon tumbang dan ledakan tiang listrik, tim gabungan langsung turun.

09 Apr 2025 - 20:46
Hujan Deras Picu Longsor di Turen Malang, Sempat Terjadi Ledakan Listrik
Longsor di kawasan Gampeng, Jalan Raya Gatot Subroto, tepatnya di Dusun Madyorenggo, Desa Talok, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang (doc. Ist)

MALANG, SJP– Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Turen, Rabu sore (9/4/2025), memicu longsor di kawasan Gampeng, Jalan Raya Gatot Subroto, tepatnya di Dusun Madyorenggo, Desa Talok. 

Material longsoran berupa lumpur dan batuan padas memenuhi bahu jalan, menimbulkan potensi bahaya serius bagi pengguna jalan.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 17.15 WIB. Longsor datang bertahap, dan makin parah akibat intensitas hujan tinggi. Bahkan, terjadi longsor susulan setengah jam kemudian, disusul pohon tumbang tak jauh dari titik kejadian.

“Sebenarnya sejak kemarin sudah ada longsor kecil. Tapi hari ini makin parah karena hujan deras. Bahkan, pohon di atas gampeng juga tumbang,” ujar Altaf, relawan PMI Turen, di lokasi kejadian, Rabu (9/4/2025)

Anton, relawan lainnya, menyebut longsor kedua terjadi sekitar 7 meter dari titik awal, mengarah ke wilayah Dampit. Jalur tersebut diketahui merupakan salah satu akses utama penghubung antarwilayah di selatan Kabupaten Malang.

“Untung tidak ada korban jiwa. Tapi posisi longsoran dekat dengan kabel listrik PLN yang masih aktif, ini yang kita waspadai bersama tim,” kata Anton.

Merespons cepat situasi darurat ini, aparat Polsek Turen bersama para relawan langsung melakukan pengamanan dan penanganan awal di lokasi.

Jalur ditandai dan dibersihkan dari material longsoran untuk mencegah kecelakaan. Fokus juga diarahkan ke kabel listrik yang melintang di atas titik longsor.

“Kami antisipasi agar tidak terjadi insiden lebih parah. Longsoran batu besar, jalan licin, dan kabel listrik aktif jadi perhatian utama,” lanjut Anton.

Zainal, pemilik warung di seberang jalan, menjadi saksi awal peristiwa. Ia mendengar ledakan dari tiang listrik sesaat sebelum tanah di bawahnya ambrol.

“Sempat ada bunyi meletup dan percikan api dari tiang listrik di atas. Tak lama kemudian, tanah ambrol dan batu-batu besar jatuh ke jalan. Saya sempat bantu bersihkan sebelum tim datang. Saya harap pohon-pohon besar di atas itu segera dipangkas, karena sangat membahayakan,” ujarnya.

Meski situasi sempat mencekam, lalu lintas di sekitar titik longsor masih bisa dikendalikan. Petugas dan relawan masih bersiaga di lokasi hingga kondisi benar-benar aman. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow