Hadiri Tasyakuran Sang Pahlawan, Dandim Nganjuk: Marsinah Teladan Kejujuran dan Perjuangan bagi Generasi Kini
Kehadirannya kali ini bukan hanya sebagai perwakilan dari institusi TNI, tetapi juga sebagai bagian dari keluarga besar yang menghormati jasa-jasa Marsinah
NGANJUK, SJP – Komandan Distrik Militer (Dandim) Nganjuk, Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti, menegaskan bahwa Marsinah merupakan sosok inspiratif yang harus terus dikenang sebagai teladan moral. Pernyataan itu ia sampaikan saat menghadiri acara tasyakuran untuk memperingati penetapan Marsinah sebagai Pahlawan Nasional 2025.
Acara yang digelar di Lingkungan Bulurejo Gang 1 tersebut dihadiri keluarga Marsinah, aktivis buruh, tokoh masyarakat, serta berbagai organisasi. Kehadiran Dandim menjadi penanda dukungan dari jajaran TNI terhadap nilai perjuangan dan integritas yang diwariskan Marsinah.
Dalam sambutannya, Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti menekankan bahwa Marsinah bukan hanya simbol perjuangan buruh, tetapi juga figur yang menjunjung tinggi kejujuran dan keberanian dalam menyuarakan kebenaran.
“Harapannya menjadi nilai moral, dan harus konsisten menegakkan kejujuran dan tidak takut menyuarakan kebenaran,” tegas Dandim, Minggu (16/11/2025).
Taufan juga menyampaikan bahwa kehadirannya di acara tersebut merupakan bentuk penghormatan atas penetapan Marsinah sebagai pahlawan nasional oleh pemerintah pada 10 November 2025, bertepatan dengan Hari Pahlawan.
Terkait situasi perburuhan di Nganjuk, Taufan menegaskan bahwa pihaknya mendukung perjuangan dan keadilan bagi buruh, seperti nilai-nilai yang diperjuangkan Marsinah semasa hidup. Ia juga menyebut Marsinah sebagai pahlawan dari Nganjuk, setelah Dr. Soetomo.
Saat ditanya mengenai kemungkinan pemberian penghargaan khusus atau pembangunan monumen Marsinah, Dandim menyatakan bahwa hal tersebut merupakan kewenangan pemerintah daerah. “Terkait reward dan pembangunan monumen, kami akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah,” ujarnya.
Kehadiran Dandim dalam acara tasyakuran ini menegaskan bahwa nilai-nilai perjuangan Marsinah terus hidup dan menjadi inspirasi lintas generasi, termasuk bagi aparatur negara. (*)
Editor: Danu S
What's Your Reaction?

