Sanusi-Lathifah Pimpin Malang: Janji Politik Nanti, Sekarang Jalankan yang Lama
Sanusi-Lathifah resmi memimpin Kabupaten Malang, fokus melanjutkan kebijakan lama sebelum menjalankan janji politik pada 2026. Program prioritas termasuk makan bergizi gratis, infrastruktur, dan penyusunan RPJMD untuk lima tahun ke depan.
MALANG,SJP — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Malang menggelar Rapat Paripurna dengan agenda pengumuman pemberhentian Bupati dan Wakil Bupati Malang hasil Pilkada Serentak 2020 serta penetapan pasangan calon terpilih periode berikutnya.
Dalam rapat yang berlangsung di Gedung DPRD Kabupaten Malang, Kepanjen, pasangan Sanusi-Lathifah resmi diumumkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Malang terpilih.
Usai rapat, Bupati Malang terpilih Sanusi menegaskan bahwa ia tidak memiliki persiapan khusus menjelang pelantikan.
"Persiapan retret sudah siap selama 8 hari. Ga ada persiapan. Mengikuti aja," ucapnya singkat kepada awak media, Selasa, (11/2/2025).
Retret dalam konteks ini merujuk pada kegiatan pembekalan atau perenungan mendalam kemiliteran sebelum memasuki masa jabatan, sesuai arahan presiden.
Hal ini mencerminkan keyakinannya terhadap kesinambungan sistem pemerintahan yang telah berjalan serta kesiapan untuk melanjutkan kebijakan yang ada.
Dalam pemaparan visi-misinya, Sanusi menekankan pendekatan keberlanjutan dalam pembangunan daerah.
"Yang lanjutin meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan, ekonomi, pariwisata, dan infrastruktur," ujarnya.
Pendekatan ini menunjukkan bahwa pemerintahan yang baru tidak akan melakukan perubahan drastis dalam waktu dekat, melainkan memperkuat dan meningkatkan efektivitas kebijakan yang sudah berjalan.
Terkait program kerja 100 hari pertama, Sanusi menyatakan bahwa fokus utama tetap pada kelanjutan program sebelumnya.
Salah satu prioritas adalah mendukung kebijakan nasional, seperti program makan bergizi gratis bagi siswa.
"Utamanya nanti kita mendukung program pemerintah, misal Makan Bergizi Gratis kita tinjau ke sekolahan-sekolahan," katanya petahana itu.
Ini menunjukkan bahwa pemerintahan baru memiliki pendekatan pragmatis dalam menerapkan kebijakan nasional di tingkat daerah.
Namun, terkait janji politik yang menjadi bagian dari kampanye mereka, Sanusi mengisyaratkan bahwa implementasi program-program baru tidak akan dimulai dalam waktu dekat.
"Ya nanti di 2026, 2025 tinggal jalankan yang lama," ungkapnya.
Pernyataan ini dapat diartikan sebagai strategi pemerintahan untuk memastikan transisi yang stabil sebelum menginisiasi kebijakan baru, meskipun juga dapat memicu ekspektasi masyarakat terhadap inovasi yang lebih progresif setelah tahun pertama masa jabatan.
Sebelumnya, Ketua DPRD Kabupaten Malang, Darmadi, dalam kesempatan yang sama menyampaikan apresiasi terhadap kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Malang periode 2021-2024, HM Sanusi dan Didik Gatot Subroto.
Darmadi berharap pasangan Sanusi-Lathifah disingkat Salaf, dapat meneruskan kepemimpinan yang sudah berjalan sesuai visi-misi yang telah disampaikan saat kampanye.
Ia juga menekankan pentingnya penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dalam waktu maksimal enam bulan setelah pelantikan sebagai pedoman utama dalam lima tahun mendatang.
Selain itu, Darmadi juga mengungkapkan adanya beberapa catatan dalam kepemimpinan sebelumnya yang belum terselesaikan, seperti proyek revitalisasi Alun-Alun Kabupaten Malang.
"Memang ada sedikit catatan yang belum dikerjakan pada kepemimpinan sebelumnya. Tapi itu masih bisa diteruskan di tahun berikutnya. Karena RPJMD-nya tidak bisa diukur 5 tahun," terangnya dalam sambutan.
Ia menambahkan bahwa program yang belum rampung perlu dituntaskan dalam periode ini, dengan tetap memperhatikan regulasi dari pemerintah pusat yang saat ini menerapkan efisiensi anggaran.
Dengan penetapan ini, Sanusi-Lathifah siap memimpin Kabupaten Malang dengan strategi keberlanjutan kebijakan. Meski janji politik baru akan dieksekusi pada 2026, masyarakat menantikan bagaimana kepemimpinan mereka dapat meningkatkan kesejahteraan daerah dalam jangka pendek dan panjang. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

