Gelar RUPS, Tahun Ini Gudang Garam Bagikan Deviden Rp962 Miliar

Gudang Garam menyebut, rapat ini menghasilkan 8 poin kesepakatan. Dalam poin ketiga tertuang penetapan penggunaan sebagian laba perseroan untuk tahun buku 2024 sebesar Rp962.044.000.000

25 Jun 2025 - 14:01
Gelar RUPS, Tahun Ini Gudang Garam Bagikan Deviden Rp962 Miliar
Rilis hasil RUPS Gudang Garam di Grand Surya Hotel. (Foto: Istimewa)

KOTA KEDIRI, SJP—Perusahaan rokok PT Gudang Garam Tbk menggelar rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) di Hotel Grand Surya, Kota Kediri, pada Rabu (25/6/2025). Tahun ini Gudang Garam menyepakati pembagian deviden Rp962 miliar.

Melalui siaran tertulisnya, Gudang Garam menyebut, rapat ini menghasilkan 8 poin kesepakatan. Dalam poin ketiga tertuang penetapan penggunaan sebagian laba perseroan untuk tahun buku 2024 sebesar Rp962.044.000.000 atau Rp500 untuk setiap lembar sahamnya.

“Menyetujui penetapan penggunaan sebagian laba perseroan untuk tahun buku 2024, yaitu sebesar Rp962.044.000.000 sebagai dividen. Sehingga besar dividen yang diterima masing-masing pemegang saham adalah sebesar Rp500 untuk setiap sahamnya,” tulis Gudang Garam.

Sedangkan laba yang tidak dibagikan akan dimasukkan ke dalam akun saldo laba dan akan digunakan untuk menambah modal kerja perseroan.

Dalam butir lainnya, Gudang Garam menyetujui pengangkatan para anggota dewan komisaris dan direksi perseroan. Yakni Juni Setiawati Wonowidjojo sebagai presiden komisaris. Kemudian tiga komisaris independen: Frank Willem van Gelder, Gotama Hengdratsonata, dan Hanlim Suprianto.

Sementara susunan direksi yaitu Susilo Wonowidjojo sebagai presiden direktur. Indra Gunawan Wonowidjojo sebagai wakil presiden direktur. Kemudian tujuh orang sebagai direktur: yaitu Heru Budiman, Herry Susianto, Istata Taswin Siddharta, Andik Wahyudi, Hamdhany Halim, Slamet Budiono, dan Sony Sasono Rahmadi.

Mereka resmi mulai menjabat terhitung sejak penutupan rapat ini, dengan masa jabatan yang akan berakhir sampai dengan ditutupnya RUPST yang kelima sejak tanggal pengangkatannya.

Selanjutnya, Gudang Garam menyetujui untuk melimpahkan wewenang kepada rapat direksi untuk melaksanakan pembagian tugas dan wewenang setiap anggota direksi untuk jangka waktu lima tahun atau sampai dengan ditutupnya RUPST yang kelima sejak penutupan rapat ini.

“Menyetujui untuk melimpahkan wewenang kepada dewan komisaris untuk menetapkan besar dan jenis penghasilan anggota direksi untuk jangka waktu lima tahun atau sampai dengan ditutupnya RUPST yang kelima sejak penutupan rapat ini, lanjutnya.

Gudang Garam juga menyetujui penetapan gaji dan/atau tunjangan para anggota dewan komisaris untuk jangka waktu lima tahun atau sampai dengan ditutupnya RUPST yang kelima sejak penutupan rapat ini.

Masing-masing: presiden komisaris sebesar maksimum 40 persen dari gaji dan tunjangan presiden direktur. Serta komisaris sebesar maksimum 20 persen dari gaji dan tunjangan presiden direktur.

“Menunjuk Kantor Akuntan Publik Siddharta Widjaja & Rekan selaku auditor perseroan untuk tahun buku 2025 atau penggantinya yang ditunjuk oleh dewan komisaris,” demikian bunyi poin terakhir dari hasil rapat tersebut.

Sebelumnya, dalam RUPST 2024, Gudang Garam menyetujui penetapan penggunaan laba perseroan untuk tahun buku 2023, yang seluruhnya dimasukkan ke dalam akun saldo laba.

Selanjutnya, keuntungan itu akan digunakan untuk menambah modal kerja. Sehingga perseroan tidak membagikan dividen kepada pemegang saham untuk tahun buku 2023. (**)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow