Warga Jombang Temukan Jasad Pria Membusuk, Diduga Diracun Istri Siri

Istri siri korban menyerahkan diri ke polisi dan mengaku telah membunuh suaminya pada 14 Mei 2025 lalu.

25 Jun 2025 - 12:07
Warga Jombang Temukan Jasad Pria Membusuk, Diduga Diracun Istri Siri
Lokasi rumah kontrakan di Desa Johowinong, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, tempat penemuan jasad yang sudah membusuk. (Foto: Istimewa)

JOMBANG, SJP—Warga Desa Johowinong, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang dibuat geger oleh penemuan sesosok jenazah dalam kondisi membusuk. Warga tidak menyangka jika di sebuah kontrakan di Dusun Karangtengah, ada jenazah pria yang diketahui berinisial LK (45), warga Desa Catakgayam, Kecamatan Mojowarno. 

Berdasar informasi, LK sehari-hari tinggal dengan seorang perempuan berinisial FP (47), warga Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang. Pasangan itu diketahui menikah secara siri dan tinggal di kontrakan tersebut. 

Kedatangan polisi ke lokasi penemuan jenazah sempat membuat warga kaget. Warga sekitar sontak berkerumun di sekitar lokasi. Mereka penasaran dengan aktivitas polisi saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolsek Mojoagung, Kompol Yogas mengatakan, pelaku pembunuhan diketahui adalah istri korban. Dia menyerahkan diri ke Polres Jombang dan mengaku telah membunuh suaminya pada 14 Mei 2025 lalu. 

Kompol Yogas mengatakan, kasus ini ditangani langsung oleh Satreskrim Polres Jombang karena menyangkut dugaan tindak pidana berat.

"Terduga pelaku sudah menyerahkan diri. Namun kasus ini langsung ditangani oleh Satreskrim Polres Jombang," ujar Kompol Yogaa kepada wartawan, Rabu (25/6/2025). 

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Johowinong, Rojiun Widodo mengatakan, pada pagi hari dirinya dihubungi petugas dari Polsek Mojoagung mengajak untuk mendobrak pintu karena kondisi pintu terkunci. 

"betul di kamar depan di lantai ada mayat membusuk ditutupi kasur," ungkap Rojiun. 

Berdasarkan informasi awal, korban diduga dibunuh menggunakan racun. Saat ditemukan, kondisi tubuh korban sudah tidak bisa dikenali lagi.

Hingga kini polisi masih melakukan penyelidikan lanjutan, termasuk mencari sisa-sisa racun yang digunakan untuk menghabisi nyawa korban. Sekitar pukul 10.30 WIB, jasad korban kemudian dievakuasi ke RSUD Jombang.

"Baunya menyengat. Jasad korban sudah tidak bisa dikenali. Tadi polisi ke sini mencari sisa racun," tandasnya. 

"Kondisinya sudah rusak jenazahnya. Sudah membusuk. Sepertinya sudah 40 hari lebih," tutupnya. (*)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow