Anggaran Pengadaan Bianglala Baru di Alun-Alun Batu Susut, Tak Capai Rp6 Miliar

Dengan penyusutan anggaran dari semula Rp 7 miliar menjadi kisaran Rp 5,5 miliar hingga Rp 5,7 miliar, Pemkot Batu memastikan pembangunan bianglala baru di Alun-Alun tetap berjalan sebagai prioritas, dengan target kualitas lebih baik dari wahana lama, meski realisasinya sangat bergantung pada hasil tender dini dan kemampuan APBD 2026.

13 Sep 2025 - 22:22
Anggaran Pengadaan Bianglala Baru di Alun-Alun Batu Susut, Tak Capai Rp6 Miliar
Suasana Alun-alun Kota Batu (ist/Instagram/SJP)

KOTA BATU, SJP – Rencana pembaruan ferris wheel alias bianglala di Alun-Alun Kota Batu dipastikan mengalami penyesuaian anggaran. Jika sebelumnya sempat diusulkan Rp7 miliar, nominal itu kini menyusut dan tidak sampai di angka Rp6 miliar.

Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto pada Sabtu (13/9/2025) membenarkan adanya penyusutan anggaran tersebut. Menurutnya, langkah itu merupakan konsekuensi dari kebijakan efisiensi yang juga sejalan dengan penyesuaian kebutuhan proyek.

“Memang awalnya anggaran fisik sempat dipatok Rp6 miliar. Namun setelah dilakukan evaluasi dan penyesuaian, plafonnya turun di kisaran Rp5,5 miliar sampai Rp5,7 miliar,” jelasnya.

Heli menegaskan, meskipun nilai anggaran berkurang, kualitas bianglala baru tetap akan diupayakan setara atau bahkan lebih baik dari wahana lama yang rusak.

Terlebih posisi bianglala akan tetap di lokasi semula dengan harapan ukurannya bisa sedikit lebih tinggi, sekitar 28 sampai 30 meter, sesuai hasil detail engineering design (DED).

"Untuk mempercepat realisasi, Pemkot Batu menyiapkan opsi tender dini. Kalau memungkinkan, tender bisa dilakukan di akhir 2025, sehingga awal 2026 kontrak bisa langsung berjalan,” imbuhnya.

Dengan langkah tersebut, Pemkot Batu berharap ikon wisata Alun-Alun Batu segera bisa kembali dinikmati masyarakat maupun wisatawan dengan wajah baru dan lebih representatif. (*)

Editor: Rizqi Ardian 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow