Akses Menuju Pura Luhur Giri Arjuno Kota Batu Tertutup Longsor

Tanah longsor ini berasal dari tebing setinggi kurang lebih 25 meter dengan lebar longsoran sekitar 20 meter. Runtuhan tanah, kayu, dan batu besar menutup seluruh jalur akses utama menuju pura.

20 May 2025 - 12:32
Akses Menuju Pura Luhur Giri Arjuno Kota Batu Tertutup Longsor
Area longsor tebing di kawasan Pura Luhur Giri Arjuno, Kota Batu. (Foto: Arul/SJP)

KOTA BATU, SJPAkses menuju Pura Luhur Giri Arjuno di Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, tertutup total akibat bencana tanah longsor pada Selasa (20/5/2025) sekitar pukul 08.00 WIB.

Material longsor berupa tanah, kayu dan bebatuan menutup seluruh badan Jalan Pura Arjuno. Sehingga akses menuju wisata religi umat Hindu tersebut tidak dapat dilewati oleh kendaraan maupun pejalan kaki.

Salah satu warga Desa Tulungrejo, Moch Bima mengatakan, sebelum longsor terjadi, hujan dengan intensitas sedang mengguyur wilayah setempat selama kurang lebih 4 jam sejak dini hari.

"Mulai sekitar pukul dua dini hari, hujan turun cukup deras. Berlangsung hampir dua jam. Pagi harinya, kami kaget karena jalur ke arah Pura Giri Arjuno sudah tertutup longsor," ujarnya, Selasa (20/5/2025).

Tanah longsor ini berasal dari tebing setinggi kurang lebih 25 meter dengan lebar longsoran sekitar 20 meter. Runtuhan tanah, kayu, dan batu besar menutup seluruh jalur akses utama menuju pura.

Plt Kepala Pelaksana BPBD Kota Batu, Arif Purwanto mengaku telah menerjunkan tim gabungan dan alat berat ke lokasi untuk melakukan proses evakuasi dan pembersihan material longsor.

"Kita mendatangkan alat berat berupa ekskavator untuk mempercepat pembersihan. Karena tumpukan material sangat banyak dan cukup berat. Saat ini jalan masih ditutup," ucapnya, Selasa (20/5/2025).

Arif memastikan, tidak ada korban jiwa maupun kerusakan dalam kejadian ini. Seluruh personel gabungan dari BPBD, TNI, Polri, relawan, dan masyarakat, turut serta dalam upaya pembersihan jalur.

"Gerak cepat personel gabungan dan dukungan masyarakat sangat membantu dalam percepatan penanganan. Semoga akses segera bisa dibuka kembali, agar aktivitas keagamaan dan wisata bisa berjalan normal," tambahnya.

BPBD Kota Batu mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di daerah rawan longsor, untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat curah hujan di wilayah pegunungan Kota Batu masih cukup tinggi. (*)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow