BREAKING NEWS: Jembatan Koncer Bondowoso Bolong, Pengendara Harus Waspada

Jembatan Koncer ini menjadi riskan dan berbahaya karena sering dilewati kendaraan bertonase berat sejak ditutupnya akses jalan di Jembatan Sentong yang menghubungkan Bondowoso dengan Jember karena proses pembangunan.

06 Jul 2026 - 18:12
BREAKING NEWS: Jembatan Koncer Bondowoso Bolong, Pengendara Harus Waspada

BONDOWOSO, SJP – Kondisi jembatan Koncer di perbatasan Kelurahan Tamansari dan Desa Koncer, Kecamatan Tenggarang, Kabupaten Bondowoso, kembali memprihatinkan.

Pada Senin (6/7/2026), bagian permukaan jembatan sisi sebelah timur tampak berlubang sehingga berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama pengendara roda dua.

Kerusakan tersebut berada di badan jembatan yang menjadi salah satu jalur alternatif dengan arus lalu lintas cukup padat. Karena jembatan tersebut menjadi jalur alternatif pasca ditutupnya Jembatan Sentong yang mash dalam proses pembangunan.

Pengendara yang melintas diimbau mengurangi kecepatan dan meningkatkan kewaspadaan untuk menghindari kecelakaan. Pasalnya, di lokasi sampai saat ini belum ada rambu-rambu peringatan dari pihak terkait.

Seorang pemuda, Arif warga Desa Jambesari Kecamatan Jambesari Darus Sholah yang setiap hari melintas menyampaikan, kondisi jembatan yang rusak sangat berbahaya bagi pengendara motor, karena lubangnya berdiameter sekitar 30 centimeter.

"Kalau dibiarkan terus dilindas ban kendaraan roda empat, bukan tidak mungkin lubangnya akan semakin besar. Dari atas jembatan saja, aliran sungai Sampean kelihatan jelas dan membahayakan," ungkapnya.

Kondisi saat ini, belum ada rambu-rambu. Warga berinisiatif memasang batu dan menancapkan dahan pohon ke dalam lubang, agar tidak dilewati kendaraan roda empat maupun roda dua.

"Yang lewat kan bukan cuma sepeda motor, bus pariwisata, tronton dan truk bermuatan berat juga melintas, jadi sangat riskan kerusakan itu semakin parah jika tidak segera ditangani," ungkapnya.

Sebelumnya, kondisi Jembatan Koncer memang telah menjadi perhatian warga karena mengalami retakan dan lubang. Kekhawatiran masyarakat semakin meningkat sejak jembatan ini menjadi jalur alternatif pasca penutupan Jembatan Sentong, sehingga volume kendaraan yang melintas bertambah signifikan. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow