Takziah, Kapolres Kediri Kota Berkomitmen Ungkap Kasus Pengeroyokan Siswa PSHT

Polres membentuk timsus untuk mengungkap kasus ini. Tim ini terdiri dari satreskrim, intel, polsek jajaran, dan diback up olah Jatanras Polda Jatim. Ketua Cabang PSHT Kota Kediri Agung Sediana menyampaikan pada semua warga PSHT dimanapun berada untuk tahan diri dan tidak hadir atau datang ke Kota Kediri.

08 Oct 2023 - 08:45
Takziah, Kapolres Kediri Kota Berkomitmen Ungkap Kasus Pengeroyokan Siswa PSHT
Kapolres Kediri kota saat takziah re rumah duka (Polres Kediri Kota For SJP)

Kota Kediri, SJP - Kapolres Kediri Kota, AKBP Teddy Chandra, bertakziah ke rumah duka korban pengroyokan, Andan Wisnu, di Desa Kelutan Kecamatan Trenggalek Kabupaten Trenggalek, Ahad (8/10/2023). 

Dalam kesempatan itu, Kapolres menyampaikan bela sungkawa pada keluarga korban, atas peristiwa yang dialami.

Selain itu Kapolres Kediri Kota juga menyampaikan komitmennya terkait pengungkapan kasus pengeroyokan di Jalan Inspeksi Brantas Kota Kediri.

Sejauh ini, polisi masih mengumpulkan bahan keterangan dan bukti-bukti yang kuat untuk mengungkap pelaku pengeroyokan korban pada Rabu (4/10/2023) lalu.

Korban yang sempat koma dua hari di rumah sakit, akhirnya meninggal dunia pada Sabtu (7/10/2023) pagi.

Kapolres mengatakan, pihaknya kini tengah membentuk timsus untuk mengungkap kasus ini. Tim ini terdiri dari satreskrim, intel, polsek jajaran, dan diback up olah Jatanras Polda Jatim.

“Kita langsung bergerak cepat sejak peristiwa terjadi. Timsus kita bentuk, dan hari ini diback up oleh jatanras dari Polda Jatim,” ujar AKBP Teddy

Kapolres Kediri Kota menambahkan, sejauh ini pihaknya sudah memeriksa 6 orang saksi dalam proses penyelidikan. Selain itu, pemeriksaan CCTV di Kota Kediri juga dilakukan untuk mempercepat pengungkapan kasus penganiayaan ini.

Kapolres meminta seluruh saudara PSHT untuk tidak datang ke Kediri, karena dapat mengganggu konsentrasi petugas dalam penyelidikan kasus ini.

"Kami meminta masyarakat menyerahkan kasus itu kepada Polisi yang akan bertindak profesional," tegas AKBP Teddy.

Sementara itu ketua Cabang PSHT Kota Kediri Agung Sediana menyampaikan pada semua warga PSHT dimanapun berada untuk tahan diri dan tidak hadir atau datang ke Kota Kediri

"Percayakan perkara ini pada pihak berwajib yakni Kepolisian, mari kita doakan supaya kasus ini terang benderang dan pelaku bisa segera terungkap," tegasnya. (**)

Editor : Queen Ve

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow