Waspada! Jalan Berlubang di Mojokerto Ancam Pengguna Jalan
Satuan Lalu lintas Polres Mojokerto Kota bersama instansi terkait menandai jalan rusak menggunakan cat semprot berwarna putih agar pengendara lebih berhati-hati saat melintas.
KOTA MOJOKERTO, SJP - Jalan nasional yang rusak berlubang di sejumlah lokasi Kota Mojokerto ancam pengguna jalan.
Satuan Lalu lintas Polres Mojokerto Kota bersama instansi terkait menandai jalan rusak menggunakan cat semprot berwarna putih agar pengendara lebih berhati-hati saat melintas.
Penandaan jalan berlubang akibat kerusakan insfrastruktur merupakan bagian dari Operasi Keselamatan Semeru yang digelar pada tanggal 10 hingga 13 Februari 2025, tujuannya untuk mencegah kecelakaan lalu lintas.
"Sesuai arahan Kapolres Mojokerto Kota AKBP Daniel S Marunduri, kami tandai lubang-lubang jalan supaya masyarakat yang melintas berhati-hati dan tahu ada jalan berlubang, khususnya para pengendara sepeda motor," kata Kasat Lantas Polres Mojokerto Kota AKP Mulyani kepada sejumlah wartawan di lokasi, Selasa (11/2/2025).
Selain memberikan tanda, lihaknya juga berkoordinasi dengan instansi terkait agar melakukan percepatan perbaikan jalan berlubang.
"Tujuan kami gandeng instansi terkait agar ada percepatan penambalan jalan berlubang," terangnya.
Selama Operasi Keselamatan Semeru 2025 ini, pihaknya tidak menginginkan ada kecelakaan lalu lintas.
"Selama operasi ini, kami harap tidak ada kecelakaan lalu lintas," harapnya.
Lokasi penandaan jalan berlubang ini dilakukan dibeberapa titik-titik jalur nasional. Bukan hanya di dalam Kota Mojokerto saja, jalan raya rusak di Desa Mirip, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto juga diberi tanda cat semprot warna putih.
Selain memberikan tanda jalan rusak, para personel polisi dari satuan lalu lintas ini juga memberikan imbauan kepada pengguna jalan, agar terus mentaati aturan lalu lintas. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

