Wanita Tewas di Kos Blitar, Autopsi Ungkap Pendarahan Otak dan Asfiksia
Polres Blitar Kota mengungkap hasil autopsi kasus kematian MTW (25) di kamar kos. Korban meninggal karena pendarahan otak dan sesak napas setelah dianiaya kekasih gelapnya.
KOTA BLITAR, SJP — Wanita berinisial MTW (25), warga Kanigoro, Kabupaten Blitar, yang ditemukan tewas di kamar kos Jalan Kedondong, Kelurahan Turi, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar, Rabu (19/8/2025), telah diautopsi tim forensik.
Hasil autopsi menunjukkan adanya pendarahan pada otak, cairan di lambung akibat tersumbat di tenggorokan, serta asfiksia atau sesak napas. Kondisi itu diduga kuat akibat tindak penganiayaan.
“Hasil autopsi, ditemukan pendarahan pada otak, ada cairan dalam lambung akibat tersumbat di tenggorokan. Korban mengalami asfiksia atau sesak napas,” terang Kapolres Blitar Kota, AKBP Titus Yudho Uly, Jumat (22/8/2025).
Polisi telah menetapkan MKS (29), warga Desa Kalipucung, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, sebagai tersangka. Dia merupakan kekasih gelap korban. MTW diketahui sudah bersuami, namun suaminya saat ini tengah menjalani hukuman penjara.
Menurut polisi, penganiayaan terjadi setelah keduanya mengonsumsi minuman keras dan berhubungan badan di kamar kos. Pertengkaran muncul, lalu pelaku menarik korban hingga jatuh, mencekik dengan cara dipiting, dan menendang lehernya.
“Luka yang ada pada tubuh korban akibat tindakan penganiayaan yang dilakukan tersangka. Keduanya diketahui menjalin hubungan asmara. Sebelum penganiayaan, mereka melakukan hubungan suami istri dan konsumsi miras bersama. Kemudian, terjadi kesalahpahaman hingga pertengkaran, korban akhirnya dianiaya pelaku,” jelas AKBP Titus.
Dari kamar kos korban, polisi mengamankan barang bukti, termasuk botol plastik bekas arak ukuran 600 mililiter, satu botol berisi 53 butir pil dobel L yang disebut milik korban, serta sejumlah barang lain.
“Untuk mengetahui apakah pil dobel L itu dikonsumsi korban, saat ini sudah kami periksa ke laboratorium, namun hasilnya belum keluar,” kata AKBP Titus.
Kasus ini sempat menggegerkan warga Kota Blitar. MTW yang ditemukan tak bernyawa sempat dibawa ke Instalasi Gawat Darurat RSK Budi Rahayu, kemudian ke RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar. Kini kasusnya ditangani Satreskrim Polres Blitar Kota. (*)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

