Coretan Dinding ‘Adili Jokowi!’ Menyebar di Berbagai Lokasi di Malang
Masuk kategori vandalisme, Polres Malang mencari pelakunya. Rekaman CCTV diperiksa.
MALANG, SJP – Tulisan bernada politik "Adili Jokowi!" menggunakan cat semprot mulai bermunculan di berbagai wilayah strategis, termasuk Kabupaten Malang.
Aksi vandalisme ini menarik perhatian publik, dengan coretan yang ditemukan di fasilitas umum, tembok gang, hingga kantor partai politik di kawasan Malang.
Coretan dinding tersebut terdeteksi di Tugu Perbatasan Masuk Kota Kepanjen, Jalan Raya Mojosari di Dusun Dawuhan, Desa Jatirejoyoso, serta di gang masuk kawasan Desa Pakisaji. Coretan serupa juga ditemukan di tembok Kantor DPC Hanura, DPC PPP, dan DPD Nasdem di Kecamatan Kepanjen.
Kasihumas Polres Malang, AKP Ponsen Dadang Martianto, menegaskan bahwa kepolisian telah memulai penyelidikan untuk mengungkap pelaku vandalisme ini.
"Kami sudah mengumpulkan bukti, termasuk rekaman CCTV dari lokasi terdampak. Aksi ini jelas perbuatan tidak bertanggung jawab yang merusak fasilitas umum," ujar AKP Dadang, Jumat (7/2/2025).
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, aksi vandalisme dengan tulisan yang sama sebelumnya juga ditemukan di beberapa kota besar seperti Yogyakarta, Solo, Medan, dan Jakarta.
Di Yogyakarta, coretan "Adili Jokowi!" terdeteksi di 15 lokasi, termasuk Simpang Empat Jetis dan Stadion Mandala Krida. Pihak Satpol PP dan kepolisian setempat telah mengambil langkah pembersihan dan melakukan investigasi untuk menemukan pelaku.
Di Malang, Polres telah mengerahkan tim untuk menelusuri bukti tambahan dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait guna mencegah kejadian serupa terulang.
AKP Dadang menambahkan, bahwa tulisan ini diduga dibuat dalam dua hari terakhir dengan pola yang sama di setiap lokasi.
"Kami akan menindak tegas pelaku sesuai dengan hukum yang berlaku. Kami juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi mengenai pelaku untuk segera melaporkannya kepada kepolisian," tegasnya.
Polisi di berbagai kota kini tengah menyelidiki apakah aksi ini memiliki kaitan satu sama lain, mengingat tulisan yang digunakan serupa. Investigasi lintas wilayah menjadi salah satu opsi yang dipertimbangkan untuk mengungkap dalang aksi vandalisme ini.
Pihak kepolisian meminta masyarakat untuk tidak terpancing oleh tindakan provokatif ini.
"Kami imbau warga tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak berwenang. Aksi seperti ini akan kami tindak tegas sesuai peraturan hukum," tutup AKP Dadang. (*)
Editor : Danu S
What's Your Reaction?

