Wali Kota Mojokerto Klaim 4 Programnya Linier dengan Visi Presiden Prabowo

Program tersebut melipuiti peningkatan ekonomi berbasis penguatan UMKM, penurunan kemiskinan, MBG, dan pemerintahan bersih

03 Mar 2025 - 11:59
Wali Kota Mojokerto Klaim 4 Programnya Linier dengan Visi Presiden Prabowo
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat memberikan arahan dalam apel perdananya setelah resmi dilantik sebagai wali kota Mojokerto untuk periode kedua. (Syaiful/SJP)

KOTA MOJOKERTO, SJP - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menyebut, empat program 100 hari kerjanya linier dengan program Presiden Prabowo Subianto. 

Program tersebut meliputi: peningkatan ekonomi berbasis penguatan usaha mikro kecil menengah (UMKM), penurunan kemiskinan, Makan Bergizi Gratis (MBG) dan tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan transparan. 

Wali kota Mojokerto dua periode ini mengatakan, ada puluhan ribu UMKM yang berjalan. Hal itu dianggap bisa menjadi pendongkrak ekonomi kerakyatan. 

"Puluhan ribu UMKM ini riil berbasis data. Memiliki NIB. Kita akan intervensi secara masif dengan tujuan pertumbuhan ekonomi," ucapnya usai pimpin apel, Senin (3/3/2025). 

Selanjutnya, wali kota yang akrab disapa Ning Ita ini mengklaim, adanya infrastruktur yang memadai dianggap bisa menekan angka kemiskinan. 

Selain infrastruktur, sektor pariwisata juga dinilai dapat meningkatkan pertumbuhan ekonom. 

"Penurunan kemiskinan merupakan salah satu tujuan pembangunan nasional. Selanjutnya adalah pembangunan infrastruktur yang merata," ujarnya. 

Proyek Taman Bahari Majapahit dianggap sebagai proyek strategis daerah yang dinilai bisa membuka lapangan pekerjaan dan peningkatan ekonomi kerakyatan. 

"Kita punya proyek strategis nasional TBM. Ini adalah tanggung jawab, dituntaskan pembangunannya," jelasnya. 

Selain pembangunan TBM, peningkatan ekonomi juga digagas melalui event-event yang dilaksanakan di Kota Mojokerto. 

"Dalam waktu dekat ada Mojotirto Festival. Tahun kemarin sempat ditiadakan. Padahal ini sudah menjadi event tahunan Kota Mojokerto," ungkapnya. 

Program ketiga yaitu MBG. Pemkot Mojokerto bukan hanya fokus pada pemenuhan gizi, namun fokus pada menumbuhkan potensi ekonomi masyarakat. 

Mulai dari suplai makanan, hingga penguatan UMKM. Bahkan lowongan pekerjaan pun terbuka melalui keberadaan dapur umum. 

"Untuk suplai makanan memang kita bukan penghasil, namun kemampuan masyarakat kita untuk mengolah itu poin utama, terkait dengan UMKM," kata Ning Ita. 

Program 100 hari kerjanya yang terakhir yaitu tata kelola pemerintahan kota yang akuntabel dan transparan. Kesejahteraan masyarakat akan terwujud apabila pemerintahannya bersih. 

"Tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan transparan. Itu menjadi salah satu dalam Astacita," tandasnya. (*) 

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow