Wajah Baru Jalan Sukolilo–Pringu, Wisata dan Pertanian Lokal Kabupaten Malang Makin Berkembang

Peningkatan infrastruktur ini bukan hanya soal jalan yang bagus, melainkan soal keberpihakan pada pengembangan ekonomi lokal.

07 Jul 2025 - 19:45
Wajah Baru Jalan Sukolilo–Pringu, Wisata dan Pertanian Lokal Kabupaten Malang Makin Berkembang
Ruas jalan di jalur Sukolilo–Pringu, Kecamatan Wajak. (Doc. Ist)

MALANG, SJP — Pemerintah Kabupaten Malang melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PU BM) menuntaskan peningkatan infrastruktur jalan di jalur Sukolilo–Pringu, Kecamatan Wajak.

Ruas jalan ini menghubungkan dua desa produktif, yakni Desa Sukolilo dan Desa Kidangbang, yang menjadi sentra pertanian, industri hijau, dan pariwisata lokal.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Kabupaten Malang, Khairul Isnaidi, menjelaskan bahwa peningkatan infrastruktur ini bukan hanya soal jalan yang bagus, melainkan soal keberpihakan pada pengembangan ekonomi lokal yang berkelanjutan.

“Sebagaimana kita ketahui, Desa Kidangbang merupakan sentra jagung di Kecamatan Wajak dan termasuk kawasan prioritas pengembangan palawija. Sementara Desa Sukolilo punya potensi besar dari pertanian, produksi gula merah, hingga wisata Gentong Mas,” ungkapnya, Senin (7/7/2025).

Menurutnya, distribusi hasil pertanian dan penguatan konektivitas antar sektor unggulan desa akan terwujud lebih optimal, jika ditopang aksesibilitas jalan yang baik.

“Untuk mendukung pengembangan sosial ekonomi masyarakat lewat infrastruktur. Tentu semua bertahap dan berkelanjutan. Alhamdulillah, peningkatan ruas jalan Sukolilo–Pringu sudah tuntas 100 persen,” kata Oong sapaan karibnya.

Peningkatan jalan tersebut terbagi dalam dua segmen. Segmen pertama sepanjang 350 meter dengan lebar 3 meter yang sebelumnya mengalami kerusakan 50 persen, kini telah diperbaiki menggunakan lapisan Asphalt Concrete – Binder Course (AC-BC) dan Asphalt Concrete – Wearing Course (AC-WC). 

Sedangkan segmen kedua dilakukan pelebaran jalan menggunakan beton pada sisi kanan dan kiri, masing-masing sepanjang 250 meter dan lebar 1 meter.

Ruas jalan ini berstatus jalan kabupaten (K1) dan menjadi jalur penghubung vital antar wilayah dengan potensi ekonomi yang terus berkembang. Proyek ini diusulkan secara teknokratik dan telah rampung seluruhnya.

“Dengan akses yang lebih baik, tentu masyarakat lebih mudah menjangkau pasar, lokasi wisata, serta pusat produksi. Langkah ini menjadi bagian dari terwujudnya Kabupaten Malang yang makmur seperti visi Bupati kita,” pungkasnya. (*)

Editor: Rizqi Ardian 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow