Lonjakan Libur Panjang Dongkrak Kunjungan Mikutopia hingga Tembus 3 Ribu Wisatawan
Lonjakan kunjungan wisata tersebut menunjukkan sektor pariwisata Kota Batu masih memiliki daya tarik kuat saat momentum liburan tiba. Tingginya mobilitas wisatawan juga dinilai memberi dampak positif terhadap perputaran ekonomi masyarakat sekitar, mulai dari sektor kuliner, penginapan hingga pelaku usaha kecil di kawasan wisata
KOTA BATU, SJP – Momentum libur panjang dan cuti bersama memberikan dampak signifikan terhadap tingkat kunjungan wisata di Kota Batu. Salah satunya dirasakan destinasi wisata Mikutopia yang mencatat lonjakan pengunjung sejak awal periode libur panjang pekan ini.
Manajer Operasional Mikutopia, Panji Akbar Ramadhani pada Senin (18/mengatakan, pada hari biasa atau weekday, tingkat kunjungan wisatawan ke Mikutopia relatif stabil di kisaran 700 hingga 1.000 orang per hari.
“Rata-rata angka kunjungan masyarakat saat weekday seperti Kamis dan Jumat biasanya sekitar 700 sampai 1.000 pengunjung,” ujarnya.
Namun, kondisi berbeda terjadi saat memasuki periode peak season yang bertepatan dengan libur nasional Kenaikan Isa Al Masih 2026 dan cuti bersama. Menurut Panji, peningkatan jumlah pengunjung mulai terlihat sejak Kamis dan terus berlanjut pada Jumat.
“Kalau peak season kenaikannya sudah mulai terasa sejak Kamis dan cuti bersama pada Jumat. Pada Kamis kemarin jumlah kunjungan mencapai sekitar 3.000 orang, sedangkan Jumat sekitar 2.000 pengunjung,” katanya.
Ia menjelaskan, lonjakan kunjungan tersebut dipengaruhi tingginya minat masyarakat untuk memanfaatkan libur panjang bersama keluarga. Kota Batu sendiri masih menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan domestik, terutama dari wilayah Jawa Timur dan sekitarnya.
Sementara itu, untuk akhir pekan, tingkat kunjungan disebut masih berada pada pola normal seperti weekend pada umumnya. Sabtu dan Minggu rata-rata berada di angka sekitar 2.000 pengunjung per hari.
Menurut Panji, pihak manajemen telah melakukan sejumlah persiapan untuk mengantisipasi peningkatan jumlah wisatawan, mulai dari pengaturan area parkir, penambahan petugas pelayanan hingga pengelolaan arus pengunjung di dalam kawasan wisata.
“Kami tetap berupaya menjaga kenyamanan pengunjung meskipun terjadi peningkatan jumlah wisatawan selama masa libur panjang,” pungkasnya. (***)
Editor: Syaiful Aries
What's Your Reaction?

