Triwulan Pertama 2026, Okupansi Penumpang Stasiun Kediri Catat Pertumbuhan 7,9 Persen

Capaian ini mengalami peningkatan sebesar 7,9 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025. Saat itu, total jumlah pelanggan tercatat sebanyak 380.427 orang, dengan rincian 193.384 penumpang berangkat dan 187.043 penumpang datang.

25 Apr 2026 - 19:32
Triwulan Pertama 2026, Okupansi Penumpang Stasiun Kediri Catat Pertumbuhan 7,9 Persen
Penumpang di Stasiun Kediri ( foto : istimewa)

KEDIRI, SJP - Pada triwulan pertama tahun 2026 ini, pertumbuhan jumlah penumpang di Stasiun Kediri menunjukkan tren positif. Total okupansi penumpang tercatat mencapai 410.336 pelanggan. Angka tersebut terdiri dari 209.296 penumpang berangkat dan 201.040 penumpang datang.

Capaian ini mengalami peningkatan sebesar 7,9 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025. Saat itu, total jumlah pelanggan tercatat sebanyak 380.427 orang, dengan rincian 193.384 penumpang berangkat dan 187.043 penumpang datang.

Pertumbuhan ini menjadi indikator tingginya minat masyarakat terhadap layanan transportasi kereta api, khususnya di wilayah Kediri. Selain itu, pertumbuhan ini juga mencerminkan meningkatnya mobilitas masyarakat, yang salah satunya terdorong karena musim angkutan lebaran.

Sementara itu, peningkatan secara keseluruhan juga terjadi ri wilayah Daop 7 Madiun. Pada periode Triwulan I Tahun 2026, tercatat tren positif berupa peningkatan signifikan sebesar 12 persen dibandingkan periode yang sama di tahun 2025.

KAI Daop 7 Madiun mencatat, pada periode 1 Januari sampai dengan 31 Maret 2026, total volume pelanggan mencapai 3.017.881 pelanggan. Angka tersebut terdiri dari 1.517.883 pelanggan yang berangkat (naik) dan 1.499.998 pelanggan yang datang (turun) di stasiun-stasiun wilayah Daop 7 Madiun. Sebagai perbandingan, pada Triwulan I Tahun 2025, volume pelanggan tercatat sebanyak 2.694.034 orang.

"Terjadi peningkatan volume pelanggan pada periode Triwulan I Tahun 2026 di KAI Daop 7 Madiun sebanyak 323.847 pelanggan atau meningkat 12 persen dibandingkan periode Triwulan I Tahun 2025," jelas Manager Humas KAI Daop 7 Madiun Tohari, Sabtu, (25/04/2026). 

Peningkatan volume penumpang ini juga seiring dengan berbagai upaya KAI Daop 7 Madiun yang konsisten melakukan inovasi layanan. 

Salah satu fokus utama adalah peningkatan kualitas fasilitas Standar Pelayanan Minimum (SPM) berbasis digital serta penataan area stasiun guna memenuhi kebutuhan pelanggan yang kian dinamis. Penataan diantaranya pembangunan peron tinggi dan overcapping di Stasiun Blitar dan Kediri. Adapun Stasiun Madiun masih dalam proses penataan.

“Peningkatan kinerja angkutan penumpang Daop 7 Madiun pada awal tahun 2026 menunjukkan bahwa moda transportasi KA tetap menjadi pilihan utama masyarakat karena faktor keselamatan, keamanan, dan ketepatan waktu perjalanan yang terus terjaga,” tambahnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow