Toko Sembako di Kademangan Kota Probolinggoi Dibobol Maling, Puluhan Tabung LPG dan Uang Tunai Raib

Aksi pencurian toko sembako di Probolinggo kembali terjadi. Puluhan tabung LPG hingga uang tunai raib digondol maling. Waspada dan tingkatkan keamanan usaha Anda!

13 Apr 2026 - 18:00
Toko Sembako di Kademangan Kota Probolinggoi Dibobol Maling, Puluhan Tabung LPG dan Uang Tunai Raib
Pemilik toko, Ernawati berdiri didepan rolling door tokonya yang di rusak pelaku. (Foto: Rizky Putra/SJP)

PROBOLINGGO, SJP – Aksi pencurian kembali terjadi di wilayah Kota Probolinggo. Sebuah toko sembako yang berada di Jalan Brantas, Kelurahan/Kecamatan Kademangan menjadi sasaran pelaku kejahatan pada Minggu dini hari (12/4/2026). Dalam peristiwa tersebut, pelaku berhasil membawa kabur puluhan tabung LPG, rokok, hingga uang tunai dengan total kerugian diperkirakan mencapai Rp10 juta.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, toko tersebut diketahui milik Ernawati (39), warga Kelurahan Jrebeng Lor, Kecamatan Kedopok. Aksi pencurian ini pertama kali terungkap oleh seorang penjual mie ayam yang berjualan di samping toko korban sekitar pukul 07.00 WIB.

Saat itu, penjual mie ayam merasa curiga setelah melihat kondisi rolling door toko yang sudah dalam keadaan rusak. Ia pun segera memberi tahu Ernawati terkait temuan tersebut. Tak lama kemudian, pemilik toko datang ke lokasi untuk memastikan kondisi tokonya.

Ketika dilakukan pengecekan, kondisi di dalam toko terlihat berantakan. Sejumlah barang tampak telah hilang, menandakan toko tersebut benar-benar telah dibobol oleh maling.

“Jadi pelaku ini masuk ke dalam toko dengan cara mencongkel rolling door. Setelah berhasil mengambil barang-barang, pelaku kemudian menutup kembali rolling door yang rusak menggunakan gerobak mie ayam yang ada di samping toko,” ujar kakak korban, Edi Purwanto (45), Senin (13/4/2026).

Dalam kejadian tersebut, sejumlah barang berhasil digasak pelaku. Di antaranya 28 tabung LPG kosong, uang tunai sebesar Rp3,5 juta, satu unit ponsel, serta berbagai jenis rokok. Jika ditotal, nilai kerugian yang dialami korban diperkirakan mencapai Rp10 juta.

Meski demikian, pelaku tidak berhasil membawa kabur sepeda motor matik yang berada di dalam toko. Hal ini dikarenakan kendaraan tersebut dilengkapi dengan kunci pengaman ganda sehingga tidak bisa dirusak oleh pelaku.

Melihat banyaknya barang yang berhasil diangkut, kuat dugaan pelaku tidak beraksi seorang diri. Kemungkinan besar pencurian tersebut dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan menggunakan kendaraan roda empat untuk mengangkut barang hasil curian.

“Jadi kebetulan adik saya saat kejadian tidak menginap di toko. Setelah menutup toko pada Sabtu malam sekitar pukul 21.00 WIB, dia langsung pulang ke rumah,” tambah Edi.

Pasca kejadian, pihak kecamatan bersama aparat kepolisian telah mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan. Petugas dari Polsek Kademangan juga telah meminta korban untuk segera membuat laporan resmi agar kasus ini dapat segera ditindaklanjuti.

“Kami sudah didatangi anggota Polsek Kademangan, dan adik saya diminta untuk melaporkan kejadian ini secara resmi,” pungkasnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow