Tinggal Jasad Ismail Belum Ditemukan, Pencarian Korban Longsor di Jombang Berlanjut
Untuk mempermudah pencarian, tim gabungan kini menambah dua armada alat berat untuk membersihkan material longsoran
JOMBANG, SJP - Tim gabungan masih terus berupaya menemukan tubuh Ducha Ismail (56) yang tertimbun tanah longsoran dan material rumah di Dusun Banturejo, Desa Sambirejo, Kecamatan Wonosalam, Jombang, Jumat (24/1/2025).
Tim gabungan kini menambah dua alat berat untuk membersihkan material longsoran. Pengerahan armada ini bertujuan untuk bisa segera menemukan satu korban tertimbun, yakni Ducha Ismail.
Koordinator Pos Basarnas Malang Raya, Yoni Fariza mengatakan, tim sedang memfokuskan pencarian korban pada posisi di mana korban pertama Duwi Ayu Wandira atau Nadin (9) ditemukan.
"Fokus pencarian akan kami lakukan di tempat korban meninggal sebelumnya yang sudah ditemukan yakni Duwi Ayu Wandira (9)," kata Yoni Fariza.
Tim gabungan mengaku menemukan sejumlah kendala dalam proses pencarian. Lokasi menuju lokasi longsor yang naik turun membuat sulitnya akses masuk alat berat.
Tim juga menemukan dua mata air mengalir ke lokasi longsor, membentuk danau alami yang berpotensi membahayakan tim pencari.
"Akses masuk alat berat (eksavator) cenderung sulit. Karena memang akses menuju lokasi yang sempit. Di lokasi kami juga menemukan adanya danau alami yang terbentuk dari material longsor, itu akan berbahaya bagi tim pencari," ucapnya.
Upaya pencarian korban tertimbun tanah longsor di Dusun Banturejo, Desa Sambirejo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang membuahkan hasil. Namun korban ditemukan sudah tidak bernyawa.
Upaya pencarian itu dilakukan dengan menggunakan alat berat. Alhasil, korban bernama Nadin (9) ditemukan dalam kondisi tertimbun material bangunan rumah bercampur tanah di kedalaman 1,5 meter.
"Kita sudah berhasil menemukan satu korban atas nama Nadin (9) dan sudah diserahkan ke petugas medis untuk dievakuasi ke rumah sakit," Kata Pelaksana Harian (Plh) Kepala pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jombang, Wiku Birawa F. Dias Quintas, Kamis (23/1/2025) kemarin.
Setelah ditemukannya Nadin, maka tinggal satu lagi korban tertimbun tanah longsor yang belum berhasil dievakuasi. Yakni ayah Nadin. Hingga saat ini proses pencarian masih dilakukan. (*)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

