Tertangkap Basah Mencuri Motor di Pasar Among Tani, Pemuda Ini Sempat Jadi Samsak Warga
Aksi pelaku dipergoki warga saat mencoba merusak kunci sepeda motor yang terparkir. Tak butuh waktu lama, teriakan “maling!” langsung memancing perhatian pengunjung pasar. Spontan, massa yang berada di sekitar lokasi mengejar dan menghajar pelaku.
KOTA BATU, SJP – Suasana Pasar Induk Among Tani, Kota Batu, mendadak ricuh pada Senin siang menjelang sore (16/6/2025), ketika seorang pemuda tertangkap basah mencoba mencuri sepeda motor di area parkir. Warga yang geram langsung menghadiahi terduga pelaku dengan bogem mentah sebelum akhirnya diamankan polisi.
Aksi pelaku dipergoki warga saat mencoba merusak kunci sepeda motor yang terparkir. Tak butuh waktu lama, teriakan “maling!” langsung memancing perhatian pengunjung pasar. Spontan, massa yang berada di sekitar lokasi mengejar dan menghajar pelaku.
Beruntung, personel gabungan dari Sat Samapta dan Sat Lantas Polres Batu cepat tiba di lokasi setelah menerima laporan warga. Pelaku pun berhasil diselamatkan dari amukan massa, meski sempat menjadi samsak hidup dalam waktu singkat.
“Setibanya di lokasi, tim langsung mengamankan pelaku beserta barang bukti motor yang diduga hendak dicuri. Situasi sempat memanas, tapi berhasil kami kendalikan,” ujar AKP Giyanto, mewakili Kapolres Batu AKBP Andi Yudha Pranata.
Penangkapan berlangsung tanpa perlawanan dari pelaku. Meski wajah dan tubuhnya menunjukkan bekas amukan warga, pelaku tetap bisa dibawa dengan aman ke Mapolres Batu untuk pemeriksaan lebih lanjut oleh Satreskrim.
AKP Giyanto menegaskan, keberhasilan penangkapan ini tak lepas dari kecepatan respon petugas serta solidnya koordinasi antar unit di jajaran Polres Batu.
“Kami mengapresiasi laporan cepat dari masyarakat. Ini membuktikan pentingnya peran serta warga dalam menjaga keamanan lingkungan,” imbuhnya.
Menyikapi kejadian tersebut, pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama di area publik seperti pasar. Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak main hakim sendiri meskipun emosi tak bisa dibendung saat menyaksikan tindak kejahatan.
“Kami memahami kemarahan warga, tapi tetap kami ingatkan agar mempercayakan proses hukum kepada aparat yang berwenang,” tegas Giyanto.
Saat ini, pelaku telah diamankan dan menjalani proses hukum di Polres Batu. Polisi tengah mendalami apakah pelaku merupakan bagian dari jaringan curanmor yang beroperasi di wilayah Kota Batu dan sekitarnya. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

