Terkendala Cuaca, Pencarian Korban Longsor di Mojokerto Dihentikan Sementara 

Pencarian korban dilanjutkan kembali pada Jumat (4/4/2025). Curah hujan tinggi di malam hari dan kondisi tanah yang labil berlumpur berpotensi membahayakan bagi sejumlah tim yang berada di lokasi. 

03 Apr 2025 - 21:16
Terkendala Cuaca, Pencarian Korban Longsor di Mojokerto Dihentikan Sementara 
Kapolres Mojokerto AKBP Ihram Kustarto (pakai topi) bersama tim Basarnas dan BPBD saat koordinasi sebelum hentikan sementara pencarian dan evakuasi korban longsor. (Ist/SJP)

MOJOKERTO, SJP - Pencarian korban longsor di Jalur Cangar, Desa Pacet, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto harus terhenti. Sebab, hingga malam hari cuaca di longsor lokasi masih turun hujan. 

Pencarian korban dilanjutkan kembali pada Jumat (4/4/2025). Curah hujan tinggi di malam hari dan kondisi tanah yang labil berlumpur berpotensi membahayakan sejumlah tim yang berada di lokasi. 

Kapolres Mojokerto, AKBP Ihram Kustarto menyebut, pencarian dihentikan sementara berdasarkan koordinasi dengan tim SAR dan BPBD. 

Pada pencarian yang dilakukan pada hari kedua pasca peristiwa longsor akan melibatkan tim ahli dari Basarnas. 

“Dilanjutkan besok, untuk korban belum bisa teridentifikasi,” kata AKBP Ihram, Kamis (3/4/2025). 

Hingga kini, masih satu korban yang berhasil dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia dan masih proses identifikasi. 

Koordinator Unit Siaga Tim SAR Malang Raya, Yoni Fariza saat diwawancarai belum bisa memastikan berapa jumlah korban yang tertimpa seluruh material longsor. 

Begitupun berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk proses evakuasi, baik korban jiwa maupun kendaraan yang tertimpa. 

Yoni menduga, korban lebih dari satu orang. Sebab, jalan di lokasi longsor potensi ramai, mengingat momen libur Lebaran dan akses wisata. 

“Kami masih melakukan pemetaan - pemetaan (jumlah korban), karena lalu lintas cukup ramai dan kondisi Lebaran,” katanya, Kamis (3/4/2025). 

Hingga pukul 17.00 WIB, menurutnya ada dua korban yang sudah diketahui lokasinya, kondisi dengan tertimbun tanah material longsor.

Dari dua korban itu, satu di antaranya telah berhasil dievakuasi dan dibawa ke RSUD Sumberglagah, Kecamatan Pacet. Sementara satu korban lainnya masih belum berhasil dievakuasi. 

Medan yang sulit hingga cuaca hujan dan menjelang malam hari, menyebabkan proses pencarian harus terhenti sementara dan berlanjut keesokan paginya. 

"Info awal ada dua, satu berhasil dievakuasi, yang satu sudah terlihat tapi kesulitan evakuasi, membutuhkan alat berat," tandasnya. (*)

Editor: Rizqi Ardian 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow