Korban Longsor di Cangar Rupanya Warga Sidoarjo, Tewas di Kedalaman Puluhan Meter

Korban bernama Majid Zatmo (30), warga Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo. Korban meninggal dunia dalam kondisi tertimbun reruntuhan material longsor beserta mobilnya

04 Apr 2025 - 07:37
Korban Longsor di Cangar Rupanya Warga Sidoarjo, Tewas di Kedalaman Puluhan Meter
Tim gabungan sedang melakukan evakuasi terhadap korban longsor di Jalur Cangar, Kecaamtan Pacet, Kabupaten Mojokerto. (BPBD Kabupaten Mojokerto for SJP)

MOJOKERTO, SJP - Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto Yoi Afrida mengungkapkan identitas korban tewas yang tertimbun material longsor di Jalur Cangar, Desa Pacet, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Yoi menyebut, korban tewas bernama Majid Zatmo (30), warga Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo. Korban meninggal dunia dalam kondisi tertimbun reruntuhan material longsor beserta mobilnya. 

Dijelaskan Yoi, dalam data sementara, ada dua kendaraan yang tertimbun tanah longsor. Yakni minibus dan pikap. Saat longsor terjadi, mobil minibus berada di depan mobil pikap. 

"Ditemukan dua kendaraan, untuk kendaraan masih dalam proses evakuasi," kata Yoi dalam keterangan tertulis yang diterima Jumat (4/4/2025). 

Hingga saat ini, BPBD Kabupaten Mojokerto belum bisa memastikan berapa jumlah kendaraan yang tertimpa reruntuhan longsor. 

Kendati demikian, dua mobil sudah diketahui keberadaannya. Yakni minibus dan pikap. Jarak antara keduanya sekitar 200 meter.

Kedua mobil itu berada di dalam jurang. Satu mobil di kedalaman jurang 70 meter dari permukaan jalan. Sementara mobil lainnya berada di kedalaman jurang 30 meter. 

Menurut Yoi, salah satu mobil tertimpa Batu. Kondisi itu semakin menyulitkan proses evakuasi. Sehingga butuh bantuan alat berat untuk mengevakuasinya.

"Kami belum dapat memastikan berapa kendaraan yang terdampak longsor. Karena pencarian korban dilanjutkan pada hari Jumat pukul 07.00 WIB," terangnya. 

Pihaknya telah mendirikan dua posko di dekat lokasi. Yakni di Sendi, Pacet, dan Watu Umpak. Karena di dalam jurang titik korban tertimpa longsor tidak ditemukan sinyal seluler. 

BPBD Kabupaten Mojokerto menduga tanah longsor disebabkan oleh aliran sungai Watu Lumpang yang tersumbat disebabkan pohon tumbang. 

"Diduga ada sumbatan aliran air. Ketinggian tebing sekitar 50 meter. Jadi longsor ambruk ke jalan," tandasnya. (*) 

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow