Tekan Kemiskinan Ekstrem, Pemkab Probolinggo Salurkan Bansos Usaha Ekonomi Produktif
Bansos melalui Dinas Sosial itu berupa modal ekonomi kreatif sebesar Rp 1.500.000,- kepada 333 orang di 9 wilayah kecamatan se-Kabupaten Probolinggo.
PROBOLINGGO, SJP - Kemiskinan ekstrem masih menjadi salah satu prioritas bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo.
Hal itulah yang dilakukan melalui bantuan sosial (bansos).
Program Kemiskinan Ekstrem Usaha Ekonomi Produktif (UEP) Provinsi Jawa Timur kepada 333 orang di 9 wilayah kecamatan se-Kabupaten Probolinggo.
Bansos melalui Dinas Sosial itu berupa modal ekonomi kreatif sebesar Rp 1.500.000, telah diserahkan secara simbolis oleh Bupati Probolinggo, Gus dr. Mohammad Haris, di Pendopo Kecamatan Besuk pada Senin (28/4/2025).
Gus Haris menyerahkan bantuan kepada 3 pengusaha mikro yang mewakili 71 penerima manfaat di 11 desa se-wilayah Kecamatan Besuk dengan kategori miskin ekstrem.
Dalam sambutannya, Gus Haris mengapresiasi kerja keras Dinas Sosial yang telah aktif dan kreatif dalam menjalankan program bantuan dari Provinsi Jatim.
Hal ini memberikan peluang bagi masyarakat, terutama masyarakat miskin di Kabupaten Probolinggo.
Gus Haris menyatakan bahwa langkah ini sejalan dengan visi misi Kabupaten Probolinggo yang menekankan pada penanganan kemiskinan ekstrem melalui kolaborasi lintas sektoral dan sinergitas OPD.
Gus Haris juga memberikan pesan kepada para penerima manfaat agar benar-benar memanfaatkan bantuan modal usaha tersebut untuk membangun usaha kecil skala rumah tangga.
Ia berharap bahwa melalui program bansos modal usaha ini, masyarakat miskin dapat membuka peluang usaha yang berkah dan dapat meningkatkan pendapatan keluarga.
Terkait teknis penyaluran bansos modal usaha, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Probolinggo, Rachmad Hidayanto, menjelaskan, program ini dimulai dengan pengajuan proposal oleh warga melalui pendampingan TKSK.
Proposal tersebut mencakup daftar belanja peralatan dan perlengkapan untuk mendukung usaha mikro atau pengembangan usaha yang sudah ada.
Bantuan ini akan diberikan secara tunai kepada penerima dan pembelanjaannya akan didampingi oleh TKSK untuk memastikan penggunaannya sesuai dengan peruntukannya.
Selain di Kecamatan Besuk, bantuan sosial Program Kemiskinan Ekstrem Usaha Ekonomi Produktif juga akan disalurkan di wilayah Kecamatan Gending, Dringu, Tiris, Kraksaan, Tongas, Banyuanyar, Gading, dan Sumber. (*)
Editor: Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

